Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Bantul Abdul Halim Minta Para Calon Lurah Tidak Bikin Perpecahan, Jika Kalah Pilur

Gelaran Pemilihan Lurah (pilur) Serentak Kabupaten Bantul akan dilaksanakan 10 hari mendatang, yakni Minggu (25/9/2022).

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul memberikan arahan pada acara Pembekalan dan Deklarasi Damai Pilur Serentak di Gedung Induk Mandala Sabha Pemkab Bantul, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Gelaran Pemilihan Lurah (pilur) Serentak Kabupaten Bantul akan dilaksanakan 10 hari mendatang, yakni Minggu (25/9/2022). Pada gelaran Pilur Serentak Bantul ini akan berkompetisi 75 calon lurah dari 21 kalurahan.

Baca juga: Bupati Halim: Bantul Bukan Milik Saya, Bantul Itu Milik Kita Semuanya

Baca juga: Bupati Halim Minta Calon Lurah Yang Menang Jangan Jumawa

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih meminta, pemilihan lurah tahun ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat dan memberikan hak kepada warga untuk memenuhi syarat untuk mendapatkan hak untuk dipilih.

"Rakyat memiliki hak untuk memilih sosok yang mereka anggap pantas dijadikan pemimpin," kata Abdul Halim Muslih saat Pembekalan Calon Lurah dan Deklarasi Damai di Gedung Induk Mandala Sabha, Rabu (14/9/2022).

halim pilur
Bupati Bantul menghadiri acara Pembekalan dan Deklarasi Damai Pilur Serentak di Gedung Induk Mandala Sabha Pemkab Bantul, Rabu (14/9/2022).

Melalui Pilur ini Bupati Bantul berharap, masyarakat dapat memilih pemimpin yang akan menjadi pioner dalam membangun kalurahannya, serta sukses menempatkan pemimpin-pemimpin terbaik di tingkat kalurahan.

"Kepada para kandidat atau calon, saya harapkan dapat mengendalikan basis massa pendukungnya untuk menghindari konflik yang tidak kita inginkan," pesan Abdul Halim.

Bupati Halim menginginkan, para calon lurah yang berkontestasi pada pilur ini harus siap menang dan kalah. “Jangan sampai ketika hasilnya tidak sesuai justru calon lurah membuat perpecahan di masyarakat, dengan membuat sebuah gerakan yang tidak mengedepankan persatuan,” tandas Halim.

Halim juga meminta, para calon lurah berkompetisi secara sehat dan jujur. Ia tak ingin para calon kepala desa (lurah) di Bantul menghalalkan segala cara atau bertindak curang demi bisa mencapai tujuannya.

"Kalau ada satu calon melakukan kecurangan, khawatirnya yang lain akan melakukan hal sama. Ini tidak boleh ada, dan harus dihindari agar legitimate. Legitimasi itu bisa terwujud kalau prosesnya baik," tegas Abdul Halim. (ayu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved