Migrasi TV Analog ke Digital di DIY
Daftar Harga TV Digital Rp 1 Jutaan di Toko Online Jogja, Ada Polytron, Sharp, Samsung, Changhong
Informasi daftar harga TV digital termurah di toko online jogja. Ada TV Digital merek Samsung, Polytron, Sharp, Changhong, dan lainnya.
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Migrasi televisi (TV) analog ke TV ditigtal sudah di depan mata. Masyarakat harus bersiap menghadapi Analog Switch Off (ASO) demi pemerataan akses internet dan perbaikan kualitas siaran televisi.
Jika Anda masih mempertahankan TV analog di rumah, maka cara untuk bisa menikmati siaran televisi adalah dengan membeli alat bernama set top box (STB).
Dengan alat tersebut, TV analog bisa menerima sinyal digital dan Anda bisa menikmati siaran televisi.
Namun, jika Anda ingin beralih membeli TV baru yang sudah digital, berikut informasi kisaran harga TV digital murah di toko online Jogja.
Tribunjogja.com mengumpulkan daftar harga TV digital Rp 1 jutaan di berbagai toko online Jogja yang ada pada e-commerce terkenal Indonesia.
Baca juga: MIGRASI TV Analog ke Digital: Berikut Harga Set Top Box (STB)
Baca juga: Daftar Harga Set Top Box (STB) untuk Nonton TV Digital, Produk Ori Dibanderol Mulai Rp 100 Ribuan
Daftar harga TV digital murah Rp 1 jutaan di toko online jogja
- Polytron LED Digital TV 24 inch : Rp 1.370.000 (Toko Online ART Elektronik)
- Coocaa LED Digital TV 24 inch : Rp 1.400.000 (Toko Online Atlanta Elektronik)
- Akari LED Digital TV 24 inch : Rp 1.402.000 (Toko Online Atakrib Elektronik)
- Sharp LED Digital TV 24 inch : Rp 1.420.000 (Toko Online Atakrib Elektronik)
- Polytron LED Digital TV 24 inch dengan Home Speaker : Rp 1.450.000 (Toko Online ART Elektronik)
- LG LED Digital TV 24 inch : Rp 1.450.000 (Toko Online ART Elektronik)
- Samsung LED Digital TV 24 inch : Rp 1.485.000 (Toko Online Atlanta Elektronik)
- Panasonic LED Digital TV 24 inch : Rp 1.517.000 (Toko Online Atakrib Elektronik)
- Changhong LED Digital TV 24 inch : Rp 1.653.000 (Toko Online Atakrib Elektronik)
- Coocaa LED Digital TV 32 inch : Rp 1.751.000 (Toko Online Atakrib Elektronik)
- TCL LED Digital TV 32 inch : Rp 1.789.000 (Toko Online Atakrib Elektronik)
- Sharp LED Digital TV 32 inch : Rp 1.890.000 (Toko Online Atakrib Elektronik)
Itulah daftar harga TV digital termurah Rp 1 jutaan di toko online Jogja yang ada di sebuah e-commerce.
Tentu harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung program promosi yang berlaku saat Anda membelinya dan di mana Anda membeli produk TV digital tersebut.
Apa alasan migrasi ke TV Digital? Mengapa TV analog harus dimatikan?
Dilansir Tribunjogja.com dari video di kanal YouTube GadgetIn, keberadaan TV analog membuat kepadatan spektrum radio penyiaran di Indonesia jadi terlalu padat.
TV sudah mengudara di Indonesia sejak 1962 lalu sampai sekarang. Sedangkan, perkembangan teknologi juga terus berjalan.
Padatnya arus atau jalur sinyal membuat teknologi baru kewalahan, sebab sudah tidak ada ruang.
Menurut penjelasan pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), sinyal TV analog sangat boros.
Dalam kasus TV analog, hanya satu channel TV saja bisa menghabiskan 8 megahertz (mhz). Sedangkan untuk TV digital, 8 mhz tersebut bisa memuat hingga 12 channel.
Hal tersebut bisa diibaratkan sebuah mobil dan bus. Jalanan tidak akan macet jika masyarakat mau naik bus.
Karena kebanyakan lebih suka naik kendaraan pribadi dan satu kendaraan pribadi hanya dipakai satu orang saja, maka jalanan jadi macet.
Akan beda cerita jika masyarakat memilih naik bus. Satu bus bisa mengangkut lebih dari 20 orang sekaligus dalam sekali jalan. Hal ini tentu membuat kondisi jalanan lebih lapang.
Baca juga: TV Analog vs TV Digital: Cara Kerja, Kualitas, dan Alasan Migrasi, Pahami Dulu Sebelum Sambat Lur
Baca juga: Migrasi TV Analog ke Digital di DIY Dimulai 25 Agustus, Ini Cara Cek TV Analog dan Digital
Itulah yang sekarang sedang dilakukan oleh pemerintah. Lagipula, dari segi kualitas pun TV digital jauh lebih baik daripada TV analog.
Perlu diketahui, tidak hanya Indonesia yang mematikan siaran TV analog, negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura pun sudah melalui masa transisi ini.
Pada 2019 lalu, Malaysia dan Singapura sudah migrasi total ke TV digital.
Jika dibandingkan dengan Amerika dan negara-negara Eropa, Indonesia sudah tertinggal jauh. Jerman sudah mematikan TV analog sejak 2003, sedangkan Inggris 2005.
Adapun Amerika dan Prancis sudah mematikan TV analog sejak 2010 lalu.
Manfaat migrasi dari TV analog ke TV digital
Ketika TV analog berhenti mengudara, spektrum radio penyiaran di Indonesia akan semakin lapang. Ibarat jalanan sudah tidak macet lagi.
Dengan demikian, teknologi baru seperti 5G yang butuh jalur frekuensi akan mendapat tempat. Jadi, masyarakat bisa segera menikmati fasilitas 5G secara merata.
Saat kualitas layanan internet dan jangkauan lebih baik (lebih merata) masyarakat pula lah yang akan merasakan manfaatnya.
Mungkin pada masa depan, koneksi internet tidak akan selambat sekarang. Tentu hal ini akan menyenangkan, bukan? (Tribunjogja.com/ANR)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Harga-TV-Digital-Rp-1-Jutaan-di-Toko-Online-Jogja-Ada-Polytron-TCL-Sharp-Samsung-Changhong.jpg)