Gula Darah

Cara Alami Menurunkan Gula Darah Tinggi di Pagi Hari Tanpa Minum Obat

Untuk menentukan apakah gula darah tinggi Anda di pagi hari disebabkan oleh efek Somogyi, Barrera mengatakan Anda perlu melihat kadar gula darah Anda

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
SHUTTERSTOCK.COM
Ilustrasi mengecek kadar gula darah 

TRIBUNJOGJA.COM - Lonjakan gula darah bisa terjadi di pagi hari. Dalam istilah medis, hal ini disebut dengan nama Fenomena Fajar dan Efek Somogyi.

Saat tubuh Anda bersiap untuk bangun, ia melepaskan glukosa yang disimpan di hati untuk memberi Anda energi yang Anda butuhkan untuk beraktivitas. 

Namun, penderita diabetes tidak dapat memanfaatkan gula darah ini, sehingga kira-kira separuh penderita diabetes mengalami gula darah tinggi di pagi hari. 

Ilustrasi : Gula Darah
Ilustrasi : Gula Darah (Tribun Jatim)

Padahal sebagaimana diketahui, penderita diabetes memiliki kelainan dalam mengatur kadar gula darahnya.

Semisal pada penderita diabetes tipe 1 yang tidak dapat memproduksi insulin, yakni hormon yang membantu tubuh mengubah gula darah menjadi energi. Dan mereka yang menderita diabetes tipe 2 tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. 

Jika Anda menderita diabetes, dokter akan meminta Anda untuk menetapkan kisaran target gula darah Anda.

Secara umum, kadar gula darah antara 70 hingga 130 mg / dl dianggap sehat untuk diabetes.

Jika level Anda secara konsisten di atas target di pagi hari, dan Anda belum makan, Anda mungkin mengalami fenomena fajar. Ini paling sering terjadi pada penderita diabetes tipe 2. 

Gula darah biasanya mencapai puncaknya sekitar 2 hingga 3 jam sebelum bangun dan dapat tetap tinggi saat Anda bangun. 

Bagi kebanyakan orang, itu berarti dini hari, tetapi jika Anda memiliki jadwal tidur yang tidak normal, Anda dapat mengalami lonjakan ini kapan saja. 

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved