Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Berkomitmen Terus Perbaiki Konsep Pengelolaan Sampah di Bantul

Bupati Abdul Halim Muslih menyatakan, pihaknya akan terus menerus memperbaiki konsep pengelolaan sampah secara komprehensif.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/AGUS WAHYU
Bupati Bantul berdialog dengan pemilah sampah di TPST Go-Sari Guwosari, Pajangan, Senin (12/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meninjau pengolahan sampah di TPST Go-Sari, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Senin (12/9/2022).

Baca juga: Wujudkan Bantul Bersih Sampah 2025, Bupati Abdul Halim Tekankan Program Super Prioritas

Baca juga: Dukung Bantul Bersih Sampah 2025, Kehadian Laboratorium Sampah Disambut Positif Bupati Halim

Bupati Abdul Halim Muslih menyatakan, pihaknya akan terus menerus memperbaiki konsep pengelolaan sampah secara komprehensif. Tujuan akhirnya, adalah sampah dapat terpilah dan tidak terjadi tumpukan sampah di TPA Piyungan.

Menurutnya, TPA Piyungan menggunakan teknologi yang ketinggalan zaman, yakni sanitary landfill atau menumpuk dan meratakan sampah. Dengan cara tersebut, akan membuat gunungan sampah.

"Apakah semua wilayah di Bantul akan dijadikan tempat buangan seperti itu? Kan tidak mungkin. Maka kita coba pecah dengan mendukung BUMKal untuk membuat pengolahan sampah sendiri. Kalau setiap kalurahan itu bisa menyelesaikan sampah sendiri, sampah selesai di desa," jelas Bupati Abdul Halim.

Dalam kunjungannya ke TPST Go-Sari, Abdul Halim menyebutkan, masih ada peluang untuk dilakukan penyempurnaan. Sejauh ini, pemilahan masih dilakukan secara manual.

“Mulai pemilahan tersebut, pengelola bisa mendapatkan sampah yang memiliki nilai ekonomis misalnya plastik, kertas dan sampah organik. Untuk sampah organik, diolah menjadi pakan maggot. Maggot akan dijual dan bisa menambah pendapatan kalurahan,” tutur Bupati Halim.

"Hanya saja, residu yang dibakar juga belum sempurna. Karena untuk mencari mesin yang pembakaran sempurna itu membutuhkan investasi yang besar," sambungnya.

Meski demikian, apa yang dilakukan Kalurahan Guwosari ini, menurut Abdul Halim, sudah luar biasa. “Guwosari adalah salah satu kalurahan yang mampu mengelola sampah dan selesai di desa atau kalurahan. Ini sudah luar biasa,” tandasnya.

"Ini yang jadi target kita. Bantul Bersih Sampah 2025 (Bantul Bersama) itu target pertama adalah sampah selesai di desa, dan Guwosari sudah mencapai ini, tetapi masih perlu penyempurnaan-penyempurnaan," sambung orang nomor satu di Kabupaten Bantul. (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved