Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Dukung Bantul Bersih Sampah 2025, Kehadian Laboratorium Sampah Disambut Positif Bupati Halim

Bupati Abdul Halim sambut positif laboratorium sampah sebagai upaya Pemkab Bantul untuk mewujudkan Bantul Bersih Sampah 2025.

Tayang:
Penulis: And | Editor: MGWR
Dok : Tribun Jogja / Pemkab Bantul
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan Laboratorium Sampah di Balai Desa Murtigading, Kapanewon Sanden yang merupakan hasil kerja sama antara Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bantul dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Kamis (2/6/2022). 

TRIBUNJOGJA.COMBupati Bantul Abdul Halim Muslih menyambut positif hadirnya Laboratorium Sampah di Balai Desa Murtigading, Kapanewon Sanden.

Pasalnya, kehadiran Laboratorium Sampah tersebut sejalan dengan misi Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bantul, yakni peningkatan kualitas lingkungan hidup, infrastruktur, dan pengelolaan risiko bencana demi wujudkan Bantul Bersih Sampah 2025.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Abdul Halim pada saat meresmikan Laboratorium Sampah di Balai Desa Martigading, Kapanewon Sanden, Kamis (2/6/2022).

“Dengan diresmikan Laboratorium Sampah, maka lebih menguatkan upaya Pemkab Bantul dalam mengelola sampah, sehingga tidak akan menjadi masalah yang serius dan dapat mengancam kelestarian lingkungan serta dapat memberikan manfaat apabila dapat diolah dan dikelola dengan baik,” ungkap Bupati Abdul Halim dalam keterangan persnya, Senin (6/6/2022).

Bupati Abdul Halim mengatakan, masalah lingkungan yang kini memerlukan perhatian khusus adalah persampahan.

Oleh karena itu, Bupati Abdul Halim berharap, Pemkab Bantul dapat menginisiasi program Bantul Bersih Sampah 2025 atau Bantul Bersama untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

“Saya berharap kehadiran laboratorium dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan kita dalam mengolah dan mengelola sampah, sehingga tidak akan menjadi sumber kerusakan lingkungan,” jelas Bupati Abdul Halim.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Bantul itu mendorong masyarakat agar terus membudayakan pemilahan sampah yang diawali dari lingkungan rumah tangga.

“Mengubah budaya memang sulit, namun dengan semangat demi masa depan lingkungan yang lebih lestari, mari kita gebrak dengan mengubah budaya pengelolaan sampah kita,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bupati Abdul Halim juga mengatakan, dengan pendekatan ilmiah yang dipilih, maka sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih baik untuk lingkungan.

“Bukan sekadar untuk meningkatkan nilai ekonomi, namun juga dapat memberikan efek domino dari pengolahan sampah, misalnya potensi menghasilkan sumber energi alternatif,” katanya.

Sebagai informasi, Bupati Abdul Halim meresmikan Laboratorium Sampah tersebut dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022.

Laboratorium tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Bantul dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Adapun tujuan didirikan laboratorium tersebut adalah wujud percepatan pencapaian program strategis Kabupaten Bantul, yakni mewujudkan Bantul Bersih Sampah 2025 atau Bantul Bersama.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved