Berita Klaten Hari Ini

Belasan Calon Pengantin Bakal Ikuti Nikah Massal Gratis di Klaten

Belasan pasangan bakal mengikuti program nikah massal yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Klaten di komplek Masjid Raya Klaten

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi Berita Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Belasan pasangan bakal mengikuti program nikah massal yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Klaten di komplek Masjid Raya Klaten, Senin (12/9/2022).

Program nikah massal yang bertajuk Baznas Klaten Mantu itu, fasilitas yang dibutuhkan calon pengantin mulai dari acara sampai biaya pernikahan ditanggung Baznas Klaten alias gratis.

Prosesi pernikahan pun dirancang seperti resepsi pernikahan adat Jawa. Para pengantin akan dirias dan mengenakan busana kejawen.

Baca juga: BLT BBM di Kota Yogyakarta Dicairkan Mulai 10 September 2022

Panitia juga mengacarakan serah terima temanten dan wejangan atau nasehat pernikahan setelah acara akad nikah.

Petugas amil pelaksana Baznas Klaten Wahyudi Martono menjelaskan kalau pendataan peserta masih dilakukan seperti syarat-syarat bagi calon pengantin.

Ditambahkan secara administrasi pelaksanaan nikah massal nanti akan dibantu petugas penghulu atau pencatat nikah dari Kementerian Agama Klaten.

"Ada 13 pasang calon pengantin yang data dan syaratnya sudah lengkah. Dua pasang calon pengantin yang lain masih melengkapi," ucapnya, Kamis (8/9/2022).

Ia mengatakan, adapun usia dari calon pengantin yang ikut nikah massal itu yakni, usia 19 tahun hingga 80 tahun.

Mantan Kepala Bagian Humas Setda Klaten itu menambahkan, jika calon pengantin juga bakal dikirab menaiki becak, arak-arakan dimulai dari Gedung Sunan Pandanaran menuju kompleks Masjid Raya Klaten.

"Direncanakan para calon pengantin akan dikirab naik becak. Setelah selesai kirab, baru dimulai acara akad nikah. Untuk mas kawin, biaya transport, rias,  dekorasi sampai dokumentasi sudah disiapkan panitia," tambahnya.

Wakil Ketua Baznas Klaten, Aidi Sunani menerangkan kalau lembaganya dengan kewenangan yang dimiliki mengelola zakat adalah ingin mewujudkan kemaslahatan atau kemanfaatan bagi umat.

"Kebaikan itu harus terus didorong baik melalui kekuasaan, Baznas sendiri adalah salah satu unsur negara. Lewat acara Baznas Klaten Mantu, kegiatan ini  bisa bermanfaat bagi calon pengantin khususnya yakni pemberian status yang jelas bagi anak-anaknya," urainya.

Baca juga: Harga Cabai di Kulon Progo Naik Karena Sedang Masuk Musim Tanam

Kemudian, Baznas juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klaten untuk menerbitkan dokumen kependudukan setelah acara nikah massal.

"Para pengantin langsung dapat dokumen KK dan KTP dengan status data kependudukan yang baru," pungkasnya. (Mur) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved