Berita Klaten Hari Ini

Polisi Gerebek Tambang Ilegal di Lereng Gunung Merapi Klaten dan Sita 3 Unit Ekskavator

Tiga unit ekskavator disita Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten dari dua titik lokasi diduga penambangan ilegal atau tak berizin.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Sejumlah warga saat melihat tiga unit ekskavator yang disita dari tambang tak berizin di Mapolres Klaten, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tiga unit ekskavator disita Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten dari dua titik lokasi diduga penambangan ilegal atau tak berizin.

Adapun lokasi penambangan ilegal itu berada di lereng Gunung Merapi Kabupaten Klaten yang masuk dalam wilayah Kecamatan Kemalang.

"Untuk tindak pidana ilegal mining (tambang ilegal) sendiri, kita Polres Klaten telah melakukan sidik tiga perkara," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana saat TribunJogja.com temui di Mapolres setempat, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Pakar Ekonomi: Tak Hanya BLT, Alih Subsidi BBM Perlu Dialokasikan untuk Pendidikan

Kemudian, lanjut AKP Guruh, perkara pertama sudah P21 karena sudah ditangani sejak April dan Mei 2022. Saat ini terdapat dua titik ilegal mining yang sedang dilakukan penyidikan.

"Ini kita sudah mengamankan dua titik ilegal mining dimana saat ini masih berproses, kita lengkapi berkasnya dan rencana mungkin secepatnya kita kirim ke JPU (Jaksa Penuntun Umum)," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat tiga alat berat berupa ekskavator yang diamankan oleh pihaknya dari lokasi ilegal mining atau lokasi tambang tak berizin itu.

"Untuk alat berat yang kita amankan ada tiga, truk dump juga tiga dan tersangkanya juga ada tiga," jelasnya.

Menurut Guruh, tiga tersangka yang belum dijelaskan identitasnya itu disangkakan dengan UU Minerba.

"Pasal 158 UU Minerba, UU Nomor 23 tahun 2020 dengan ancaman di atas 5 tahun," ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk titik penambangan ilegal itu berada di daerah Kecamatan Kemalang yang berada di Lereng Gunung Merapi.

Baca juga: Terimbas Proyek Tol Jogja-Bawen, Cagar Budaya Ndalem Mijosastran Ditarget 2 Bulan Lagi Direlokasi

"Ini (ekskavator) sudah tiga minggu berproses, kita amankan," ucapnya.

Pantauan TribunJogja.com, Selasa (6/9/2022) di Mapolres Klaten yang berada di Jalan Diponegoro Klaten, terdapat 4 unit ekskavator yang terparkir.

Tiga ekskavator merupakan alat berat yang baru disita dari tambang ilegal di lereng Gunung Merapi dan satu lainnya perkara lama hasil pengungkapan Polda Jawa Tengah.

Adapun tiga ekskavator yang baru disita itu berkelir hijau muda dengan kombinasi hitam pada bagian ruang kemudinya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved