Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Ingin Anak-anak Yatim Piatu di Bantul Bisa Hidup Sejahtera

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menginginkan, anak-anak yatim piatu di Bantul menjadi sejahtera.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan Studio Tani Agro Edu Sosio Religi di LKSA Panti Asuhan Islam An Nur, Karang Ringinharjo Bantul, Senin (5/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menginginkan, anak-anak yatim piatu di Bantul menjadi sejahtera.

Baca juga: Bupati Abdul Halim Ingatkan Fungsi Masjid Sebagai Pembangunan Mental Spiritual

Baca juga: Bupati Halim Sampaikan Pesan Kepada Panewu dan Tim Penggerak PKK Kapanewonan di Bantul

“Mereka sudah ditinggal orang tuanya, siapa lagi kalau bukan warga Bantul sendiri atau pemerintah Bantul yang memperhatikan nasib anak- anak yatim agar bisa sukses,” ucap Bupati Abdul Halim Muslih ketika meresmikan Studio Tani Agro Edu Sosio Religi di LKSA Panti Asuhan Islam An Nur, Bantulkarang, Ringinharjo Bantul, Senin (5/9/2022).

Bupati Abdul Halim memberikan sambutan positifnya kepada LKSA Panti An Nur yang sukses mengasuh anak yatim, hingga bisa belajar dan sebagian bisa menempuh sampai jenjang perguruan tinggi.

Abdul Halim Muslih pun menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan LKSA An Nur, sehingga anak-anak Yatim yang menjadi binaan ini bisa menikmati pendidikan dengan baik, sehingga terbukti beberapa alumninya telah menjadi orang-orang yang sukses dan bermanfaat.

“Mudah-mudahan ini dapat terus disempurnakan, sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan dan diperoleh oleh anak-anak Yatim yang menjadi binaan LKSA An Nur,” ungkap Halim.

halim LKSA2
Bupati Bantul bersama pengurus LKSA Panti Asuhan An Nur Bantul, seusai peresmian Studio Tani Agro Edu Sosio Religi di LKSA Panti Asuhan Islam An Nur, Bantulkarang, Ringinharjo Bantul, Senin (5/9/2022).

Pimpinan LKSA Panti An Nur, Eny Harjanti mengatakan, panti yang dipimpinnya saat ini sudah berusia 15 tahun. Anak yang diasuh di Panti An Nur merupakan anak yatim, anak piatu maupun yatim piatu, juga dhuafa yang jumlahnya tidak kurang dari 40 anak asuh.

“Fokus kami bukan jumlah orientasinya, tetapi seberapa besar kami membantu mengentaskan anak-anak hingga sejahtera, mandiri, dan bermakna dalam hidup,” kata Eny.

Eny juga menjelaskan, selain sekolah, anak-anak binaan LKSA An Nur juga diberikan keterampilan untuk menunjang kesejahteraan paska berada di Panti, seperti menyetir, mekanik, hingga memasak.

“Atas kemudahan dan kemurahan Allah SWT, kami dipertemukan dengan Bapak Tri Mardiwiyono, pemilik dan pengelola Studio Tani Kalisuci, Semanu, Gunung Kidul, yang akhirnya beliau berkenan mentransfer ilmu, mencurahkan pikiran dan tenaganya kepada kami, hingga terwujudnya Studio Tani Agro Edu Sosio Religi hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan ini,” lanjut Eny. (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved