Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Sampaikan Pesan Kepada Panewu dan Tim Penggerak PKK Kapanewonan di Bantul

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan serangkaian pesan kepada Panewu (Camat) baru Dlingo, Agus Jaka Sunaryo.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan serangkaian pesan kepada Panewu (Camat) baru Dlingo, Agus Jaka Sunaryo. Hal itu disampaikan Bupati Bantul saat acara serah terima jabatan baru Panewu Dlingo yang sebelumnya dijabat Slamet Samudji di Pendopo Parasamya Pemkab Bantul, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Bupati Halim Terus Gencarkan Sosialisasi Masalah Stunting Kepada Ibu Hamil di Bantul

Baca juga: Bupati Halim Ajak Perawat Ikut Tuntaskan Masalah Stunting di Bantul

“Momentum ini dapat menjadi langkah awal untuk memulai bertugas di tempat yang baru dan harus dijalankan dengan semangat baru dan sikap optimistis. Sehingga, dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Bantul dengan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Abdul Halim Muslih saat memberikan arahan.

Bupati Abdul Halim Muslih mengatakan, Pemkab Bantul memiliki salah satu misi, yaitu Pengembangan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia. Untuk mewujudkan misi tersebut, tandas Halim, permasalahan utama yang ingin dituntaskan adalah kemiskinan, pengangguran, stunting, kesehatan ibu hamil, dan masalah lingkungan, misalnya sampah.

halim dlingo
Serah terima jabatan baru Panewu Dlingo dari Slamet Samudji kepada Agus Jaka Sunaryo di Pendopo Parasamya Pemkab Bantul, Rabu (31/8/2022).

“Oleh karenanya, saya berpesan kepada para Panewu dan Ketua Tim PKK Kapanewon, agar dapat bergerak peduli dengan permasalahan-permaslahan tersebut dan mendukung, serta bersinergi dalam mewujudkan program daerah,” ucap Bupati Halim.

“Penuntasan stunting yang juga menjadi program daerah, menjadi awal salah satu fokus pembangunan SDM. Sebab, anak yang lahir stunting akan berdampak besar terhadap daya saing penerus pembangunan bangsa dan negara pada masa akan datang. Karena itu, saya berharap kepada para Panewu dan Tim Penggerak PKK Kapanewon yang memiliki peran strategis untuk turut berperan aktif dan membantu menyelesaikan persoalan kesehatan dan kemanusiaan yang ada di Kabupaten Bantul,” sambung Abdul Halim.

Orang nomor satu di Kabupaten Bantul itu pun menjelaskan, bahwa menuju satu tahap lebih dekat adalah untuk mewujudkan Bantul sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Bahwa, pembangunan manusia akan dapat memberikan dampak signifikan terhadap penuntasan permasalahan yang ada di Kabupaten Bantul. Ini memerlukan beragam kecerdasan, kepekaan, dan kesigapan disertai inovasi dalam menangani berbagai masalah utama di Kabupaten Bantul,” jelasnya. (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved