Perang Rusia Ukraina
Hari Ini Inspektur Nuklir IAEA Mulai Periksa Keamanan PLTN Zaporozhye
Tim inspektur nuklir IAEA tiba di Zaporozhye dan siap memeriksa keamanan PLTN Zaporzhye mulai Kamis (1/9/2022).
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, ZAPOROZHYE - Inspektur nuklir Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah berada di Pembangkit Listrik tenaga Nuklir (PLTN) Zaporozhye atau Zaporizhzhia di Ukraina selatan.
PLTN ini dikuasai pasukan Rusia, namun operasionalnya ditangani tenaga-tenaga dari perusahaan Ukraina.
PLTN Zaporozhye merupakan fasilitas nuklir terbesar di Eropa. IAEA tiba untuk memeriksa komplek sumber energi yang jadi sasaran bombardemen di tengah perang Ukraina.
Serangan dan pengeboman yang diarahkan ke PLTN itu dikhawatirkan bisa memicu bencana nuklir terbesar di Eropa.
Baca juga: Dubes Rusia di PBB Peringatkan Eropa di Ambang Bencana Nuklir
Baca juga: Tim Badan Atom Internasional Siap Periksa PLTN Zaporizhzhia yang Dikuasai Rusia
Baca juga: Siapa Tembaki Pembangkit Nuklir Zaporozhskaya di Ukraina?
Zaporizhzhia terletak 55 kilometer (34 mil) dari pusat PLTN Zaporozhye. Para inspektur IAEA akan bekerja dan memulai inspeksi mulai Kamis (1/9/2022) ini.
Tim IAEA berangkat dari ibu kota Ukraina Kiev, dalam konvoi kendaraan yang berlambang PBB dan tiba di lokasi Rabu (31/8/2022).
Selama berminggu-minggu sekarang, Ukraina dan Rusia telah menuduh satu sama lain membahayakan keselamatan pabrik Zaporizhzhia.
Kiev menuduh Rusia menggunakan pabrik itu sebagai perisai bagi pasukannya untuk menyerang kota-kota besar dan kecil di Ukraina.
Mereka juga menuduh pasukan Rusia menembaki pabrik tersebut. Namun Rusia membantah tuduhan Ukraina.
Moskow berdalih tak mungkin bagi mereka melakukan hal sembrono menembaki fasilitas yang dijaga pasukannya.
Tiba pada Rabu sore di kota Zaporizhzhia, Kepala IAEA Rafael Grossi mengatakan pekerjaan nyata akan dimulai pada Kamis. Dia menggarisbawahi tantangan ke depan.
“Ini adalah misi yang berusaha untuk mencegah kecelakaan nuklir dan untuk melestarikan pembangkit listrik tenaga nuklir yang penting ini – yang terbesar, terbesar – di Eropa,” katanya.
Dia mengatakan tur awal akan memakan waktu beberapa hari, setelah itu kita akan memiliki gagasan yang cukup bagus tentang apa yang terjadi.
Kompleks itu telah diduduki pasukan Rusia tetapi dijalankan oleh para insinyur Ukraina sejak hari-hari awal perang enam bulan lalu.
Para pemimpin dunia telah menuntut agar IAEA diizinkan untuk memeriksanya. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan tingkat radiasi di pabrik itu normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PLTN-Zaporizhzhia.jpg)