Profil dan Sejarah Bendera Tiga Warna Rusia serta Simbol Elang Berkepala Dua

Bendera Rusia saat ini melampaui sejarah yang sangat panjang. Tiga warna biru, putih dan merah mencerminkan sejarah bangsa Slavia.

Tayang:
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
REDDIT
Gambaran perjalanan sejarah bendera Rusia, termasuk bendera merah berlambang palu arit ketika kaum Bolshevik berkuasa sejak revolusi 1917. 

Tetapi gambar keagamaan hampir selalu digunakan – bahkan kata Rusia 'znamya' (bendera) berasal dari 'znamenie' (tanda, pertanda).

Ivan the Terrible menggunakan spanduk merah dengan gambar Yesus Kristus sebagai bendera militernya.

Tentara sukarelawan yang dipimpin Pangeran Pozharsky, yang membebaskan Moskow pada 1612, juga menggunakan bendera merah, meskipun menggambarkan pemimpin militer alkitabiah Joshua, putra Nun, sebagai ganti Kristus.

Kebutuhan untuk memiliki bendera seragam yang mudah ditafsirkan dan dikenali oleh semua orang muncul dengan lahirnya Angkatan Laut Rusia.

Untuk waktu yang lama, Rusia terputus dari laut, tetapi ketika kapal angkatan laut pertama Rusia bergaya Eropa, Oryol, sedang dibangun di Sungai Oka, komandannya bertanya kepada Tsar Alexis seperti apa seharusnya bendera Rusia itu.

Pada 1667, raja menyetujui warna putih, biru, dan merah sebagai warna bendera nasional Rusia.

Ada beragam pendapat tentang bagaimana soal pemilihan warna bendera. Satu teori mengatakan itu adalah salib biru yang membagi dua kotak putih dan dua kotak merah.

Apa yang kita tahu pasti adalah tsar diperlihatkan bendera Inggris, Denmark, dan Swedia sebagai contoh dan ini memang memiliki tanda salib.

Tiga Warna Petrus

Peter I memperkenalkan bendera seragam angkatan laut putih, biru, dan merah. Pada awalnya, itu juga termasuk elang berkepala dua heraldik, yang kemudian menghilang.

Penting untuk diingat bendera putih, biru, dan merah pada awalnya dimaksudkan untuk angkatan laut.

Peter menggambar sketsa bendera baru ini dan membuat tiga warna standar untuk selendang perwira.

Bendera negara kemudian didasarkan pada kombinasi warna-warna ini, dan spanduk putih, biru, dan merah dianggap sebagai dasarnya Rusia.

Saat diperkenalkan, bendera tersebut tidak memiliki makna heraldik, meskipun beberapa peneliti mengaitkannya dengan lambang Moskow.

Putih seharusnya mewakili St George, sementara biru dan merah melambangkan jubahnya dan bidang yang dia tumpangi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved