Berita Bisnis Terkini

Bank BPD DIY Gelar Undian Tabungan Simpeda 'Artventure'

Undian tabungan Simpeda 2022 diselenggarakan dengan tema petualangan seni adventure of art  dikemas dengan judul 'Artventure'.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Bank BPD DIY secara simbolis menyerahkan beasiswa Kartu Cerdas kepada 7500 siswa SMA se-DIY, yang merupakan kerjasama dengan Dikpora DIY di JNM Bloc, Selasa (9/8/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM- Sebagai bentuk apresiasi Bank BPD DIY terhadap nasabah Simpeda serta dalam rangkaian promosi tabungan Simpeda, Bank BPD DIY menyelenggarakan undian tabungan Simpeda Tahun 2022 di JNM Bloc, Kota Yogyakarta , Selasa (9/8/2022).

Undian tabungan Simpeda 2022 diselenggarakan dengan tema petualangan seni adventure of art  dikemas dengan judul 'Artventure'.

Melalui tema tersebut, Bank BPD DIY memberikan sarana kepada seniman di Daerah istimewa Yogyakarta untuk menampilkan karya seni terbaiknya sebagai upaya mengangkat seniman yang terdampak karena pandemi.

Selain acara tersebut kita juga berkolaborasi dengan Bank Indonesia dalam rangka sosialisasi dan edukasi untuk acara Pekan QRIS nasional dan akan mengadakan edukasi kepada para tamu undangan dan pengunjung yang hadir.

Direktur Utama Bank BPD DIY , Santoso Rochmat mengungkapkan, gelar undian tabungan Simpeda sengaja diselenggarakan di JNM Bloc, museum yang populer dalam menyelenggarakan event seni baik nasional maupun internasional.

Baca juga: Sambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Bank BPD DIY Berikan Promo Cashback 77 Persen

"Kita hadir di JNM Bloc, yang diharapkan terus didorong ke depan untuk menerapkan transaksi non tunai. Di samping itu, dipilihnya lokasi ini sekaligus untuk mengukuhkan Yogyakarta sebagai kota budaya, kota seniman dan kota pelajar," kata Santoso Rochmat.

"Pada kesempatan kali ini juga dihadiri adik-adik pelajar SMA se-DIY sebanyak 7500 siswa yang akan menerima beasiswa Kartu Cerdas yang merupakan Kerjasama Bank BPD DIY dengan Dikpora," tambahnya.

Melalui kerjasama tersebut, BPD DIY juga mendorong para pelajar  menggunakan transaksi non tunai untuk berbagai kebutuhan mulai dari belanja kebutuhan sehari-hari.

Semua itu, lanjut Santoso Rochmat bisa dilakukan dengan mobile banking Bank BPD DIY yang didalamnya juga sudah tersedia layanan QRIS, transaksi menjadi lebih mudah dan aman.

"Minimal transaksi non tunai dilakukan para pelajar ini dimulai dari kantin sekolah. Alasan utama kami mendorong dilakukan transaksi non tunai ini dalam  mendukung akselerasi pembayaran non tunai yang digalakkan oleh Bank Indonesia," papar Santoso.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Harso Hutomo mengatakan, melalui 'Artventure' ini diharapkan dapat meningkatkan literasi mengenai pembayaran non tunai menggunakan QR seta memberikan pertunjukan hiburan bagi masyarakat dan ruang ekspresi untuk pelaku seni yang ada di DIY.

"Pandemi Covid-19 telah mengubah pola perilaku masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi, termasuk digitalisasi pembayaran. Digitalisasi pembayaran merupakan perubahan sistem yang biasanya dilakukan tunai, menjadi non tunai, seperti kartu debit- kredit, uang elektronik, e-money, dan QRIS," kata Harso.

Dijelaskannya, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah penyatuan (integrasi) berbagai macam QR dari berbagai Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) menggunakan QR Code.

QRIS bukanlah aplikasi, tetapi standar, sehingga dapat digunakan melalui fitur aplikasi yang sudah ada, baik itu dari mobile banking, dompet elektronik, atau uang digital dari e- commerce, dan sebagainya.

QRIS juga merupakan salah satu upaya Bank Indonesia dalam mewujudkan mbayaran yang Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved