Perang Rusia Ukraina

Rusia Sebut Hancurkan HIMARS Bantuan AS di Ukraina, Tapi Dibantah

Informasi mengenai dihancurkannya 4 HIMARS bantuan AS ini disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia dalam briefing harian,

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
AFP / TED ALJIBE
lustrasi Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS), M142 buatan AS. 

Senjata tersebut memungkinkan Kyiv untuk menyerang target-target Rusia dan gudang senjata dengan jarak yang lebih jauh di belakang garis depan.

Pada 6 Juli, beberapa hari setelah beberapa unit HIMARS pertama tiba di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim telah menghancurkan dua di antaranya, merilis video dugaan serangan.

Ukraina membantah klaim Rusia. Kyiv balas mengatakan bahwa pihaknya menggunakan HIMARS untuk menimbulkan pukulan yang menghancurkan pada pasukan Rusia.

Seorang penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Serhiy Leshchenko, mengatakan pada Jumat (22/7/2022) bahwa Ukraina terus menggunakan HIMARS untuk menyebabkan banyak kerugian bagi musuh.

“Rusia sedang mencoba untuk menghentikan pasokan senjata dari Barat dan mengintimidasi sekutu Ukraina dengan kekuatan fiksi angkatan bersenjata Rusia,” ujar Leshchenko.

Pekan ini, Kyiv menggunakan HIMARS untuk menyerang jembatan penting di seberang Sungai Dnipro di daerah yang dikuasai Rusia di wilayah Kherson.

Serangan tersebut membuat lubang besar mendorong pejabat lokal Rusia untuk memperingatkan bahwa jembatan itu bisa hancur total jika serangan berlanjut.

Pada Rabu (20/7/2022), AS menuturkan bahwa pihaknya akan mengirim empat HIMARS lagi ke Ukraina dalam paket dukungan militer terbarunya. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved