Berita Kulon Progo Hari Ini
Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Widosari Kulon Progo dan Dorong Pengembangannya
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf ), Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Desa Wisata Widosari di Samigaluh
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf ), Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Desa Wisata Widosari di Samigaluh , Kabupaten Kulon Progo yang masuk dalam finalis Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Dalam kunjungannya tersebut, Sandiaga Uno sekaligus mendorong desa wisata untuk bangkit dari hantaman pandemi Covid-19 .
"Saya mendapat kesempatan bicara di sidang umum PBB yang secara khusus memberikan penghargaan kepada desa wisata Nglanggeran, Gunungkidul sebagai desa wisata terbaik. Di Indonesia menerapkan best practice dalam pengembangan pariwisata yang berkualitas. Oleh karena itu, kami di Kemenparekraf all out, kami tidak setengah-setengah dalam pengembangan desa wisata ," jelasnya saat ditemui di Rajendra Farm, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (2/7/2022).
Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 3 Juli 2022: Luncurkan 1 kali Guguran Lava Sejauh 1.200 Meter Siang Ini
Dikatakan Sandi, pada 2021, Kemenparekraf selalu mengunjungi seluruh desa wisata yang mengikuti ADWI.
Selanjutnya di tahun ini, masih ada 37 desa wisata yang akan dikunjungi Kemenparekraf.
"Tahun ini, Desa Wisata Widosari merupakan desa wisata yang ke-13 dikunjungi itu artinya masih ada 37 desa wisata lagi," ucap pria yang kerap disapa Mas Menteri.
Sementara itu, Ketua Desa Wisata Widosari , Heri Susanto menjelaskan potensi wisata yang terdapat di Desa Wisata Widosari lebih banyak bersinggungan dengan alam.
Mulai dari Gunung Widosari yang baru saja ditetapkan sebagai warisan geo heritage oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Kemudian ada Kebun Teh Tritis, serta Rajendra Farm sebagai wisata unggulan di Desa Wisata Widosari dengan fokus peternakan kambing sehingga dijadikan sebagai wisata edukasi.
"Termasuk olahan produk makanan lengkap mulai dari olahan daging kambing hingga susu," ucapnya.
Baca juga: Kebijakan Pelonggaran Penggunaan Masker Dicabut, Sekda DIY: Masyarakat Diimbau Kurangi Mobilitas
Penilaian
Tim penilai ADWI dilakukan oleh dewan juri yang berkompeten sesuai bidangnya masing-masing.
Anggota Dewan Juri ADWI, Ari Suhandi menyebut penilaian ADWI di 2022 ini ada sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya.
Terdiri dari budaya untuk menarik pengunjung, toilet, homestay, suvenir dan pelaksanaan CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environment).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sandiaga-ke-peternakan-kambing-di-Rajendra-Farm-di-Samigaluh.jpg)