Gedung Lama DPRD Gunungkidul Mulai Dibongkar

Gedung lama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul mulai dibongkar. Pembongkaran terutama dilakukan pada gedung utama di kompleks

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
Proses pembongkaran gedung lama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Kamis (16/06/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Gedung lama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul mulai dibongkar. Pembongkaran terutama dilakukan pada gedung utama di kompleks kantor bagi wakil rakyat tersebut.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Agus Subaryanto menyampaikan pembongkaran ini jadi bagian dari proses pembangunan gedung baru DPRD.

"Saat ini baru tahap pembongkaran, kalau untuk gedung baru masih dalam perencanaan," jelas Agus pada wartawan, Kamis (16/06/2022).

Baca juga: Petani Klaten Pilih Sumbangkan Uang Ganti Rugi Proyek Tol Rp 2,7 Juta ke Masjid

Menurutnya, perencanaan gedung baru DPRD juga perlu melibatkan Inspektorat Daerah Gunungkidul.

Sebab instansi ini yang nantinya melakukan kajian terhadap proyek pembangunan.

Agus mengatakan hasil kajian nantinya dijadikan dasar untuk tahap lelang proyek.

Lewat tahap lelang inilah rekanan yang mengerjakan pembangunan gedung baru DPRD akan dicari.

"Kami targetkan awal Juli nanti sudah tanda tangan kontrak dengan rekanan pemenang lelang," ujarnya.

Menurut Agus, pembangunan gedung baru DPRD sudah dianggarkan dengan biaya sekitar Rp 42 miliar.

Dana dikucurkan dalam 2 tahun anggaran, yaitu di tahun ini dan 2023 mendatang.

Sesuai rencana, di tahun ini dialokasikan dana Rp 12 miliar. Sisanya sebesar Rp 30 miliar akan dikucurkan dari anggaran tahun 2023. Selain itu ada biaya pengawasan yang nilainya mencapai Rp 1,6 miliar.

"Pengerjaannya nanti akan menggunakan skema multiyears atau tahun jamak," kata Agus.

Proses pembongkaran gedung lama DPRD Gunungkidul sudah berlangsung sejak awal Juni ini.

Pembongkaran diperkirakan selesai di akhir Juni, dilanjutkan dengan pengerjaan pembangunan gedung baru.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul , Sri Suhartanta mengatakan proses pembongkaran jadi bagian penting. Sebab berkaitan dengan penghapusan aset.

Baca juga: Jenang 9 Rasa Bu Jum, Jajanan Tradisional di Pasar Kranggan Incaran Wisatawan Luar Kota Yogyakarta

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved