Berita Sleman Hari Ini
Harga Mahal, Cabai Marak Dicuri di Sleman
Diduga pencuri menggasak panen cabai dari beberapa petani cabai di Sleman.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Petani cabai di Kabupaten Sleman sedang meningkatkan kewaspadaan.
Pasalnya, pencurian cabai di lahan pertanian kini mulai marak terjadi.
Hal tersebut dipengaruhi karena harga komoditas ini sedang melambung tinggi di pasaran.
Beberapa lahan pertanian cabai di Kalurahan Caturharjo bahkan ditengarai pernah disambangi oleh pencuri.
Satu di antaranya milik Suwandi.
Ditemui Tribunjogja.com , lelaki berusia 53 tahun itu bercerita, aksi pencurian di lahan pertanian cabai miliknya terjadi kisaran seminggu yang lalu.
Baca juga: Seluas 10 Hektare Lahan Cabai di Sleman Terserang Hama Patek
"Iya. Pencuriannya malam, sekitar seminggu yang lalu. Yang dicuri cabai merah keriting," kata dia, di area persawahan Caturharjo, Selasa (14/6/2022).
Suwandi mengatakan, dirinya menanam cabai di dua petak lahan dengan luasan sekitar 1.000 meter persegi.
Di lahan seluas itu, dirinya menanam cabai merah keriting dan cabai rawit merah.
Mendekati musim panen dan di tengah harga yang melambung tinggi, ia bersama warga kampung rutin jaga malam atau ronda di area persawahan.
Begitu juga saat malam pencurian terjadi.
Ia sebenarnya sudah jaga malam dengan berkeliling seputar jalan kampung dan area persawahan cabai.
Karena kondisinya dirasa aman, pukul 22.00 WIB, Suwandi memutuskan pulang ke rumah dan beristirahat.
Keesokan harinya, Ia bersama istri pergi lagi ke lahan dan bermaksud panen cabai.
"Sampai di lahan, saya langsung lihat ujung. Kemudian naik ke petak. Nah kok (buah cabainya) nggak ada. Astagfirullah," ucap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Harga-Mahal-Cabai-Marak-Dicuri-di-Sleman.jpg)