Cerita Petugas Damkar Bantul Evakuasi Ular Piton Sepanjang 2 Meter Hingga Soal Temuan Kadal
Danton 3 Damkar Bantul, Teguh Budi, mengatakan personel piket sebelumnya mendapat laporan ada ular yang masuk ke dalam rumah warga di Padukuhan Mandin
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tak hanya bertugas memadamkan api saat terjadi kebakaran, personel Pemadam Kebakaran BPBD Bantul terus melakukan pelayanan atas laporan keadaan darurat yang dialami warga.
Seperti evakuasi ular hingga melepas cincin yang tersangkut di jari tangan.
Adapun wilayah Bantul yang masih banyak terdapat hutan, sawah dan pekarangan memang menjadi habitat ular.
Bahkan banyak ular yang ditemukan masuk ke dalam rumah warga.
Baca juga: Hujan Deras di Sleman, Pohon Rambutan Tumbang Timpa Halaman Rumah
Danton 3 Damkar Bantul, Teguh Budi, mengatakan personel piket sebelumnya mendapat laporan ada ular yang masuk ke dalam rumah warga di Padukuhan Manding, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul.
"Ada laporan tadi pagi, ular piton sepanjang dua meter sembunyi di atap rumah," ungkapnya Senin (13/6/2022).
Begitu mendapat laporan warga, petugas dengan dilengkapi alat untuk menangkap ular langsung mengevakuasi ular tersebut.
Setelah ditangkap, ular itu akan dilepaskan ke habitat aslinya, seperti di sekitar sungai-sungai besar yang jauh dari pemukiman.
Teguh mengatakan, bahwa personel Damkar sendiri memang sudah dibekali keahlian untuk menangkap ular yang meresahkan warga.
Dengan keahlian tersebut, banyak warga yang mengandalkan petugas Damkar untuk mengevakuasi ular.
Yang unik, ada kasus di mana saking paniknya warga melaporkan keberadaan ular, namun ternyata setelah dicek hanya seekor kadal kecil.
"Yang paling unik, belum lama ini kadal dikira ular. Ternyata di cek sampai sana kadal. Warga saking panik, cuma kelihatan buntut, dikira ular lalu menghubungi damkar. Ya tidak apa-apa, yang penting respon kita untuk melayani masyarakat, jangan sampai mengecewakan," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa habitat ular tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bantul.
Tak hanya ular yang tidak berbisa, ular kobra yang memiliki bisa mematikan pun sering ditemukan masuk ke rumah dan pemukiman warga.
Dirinya mengimbau jika ada warga yang melihat ular di lingkungan rumah untuk dapat segera melapor ke Damkar.
"Segera telepon Damkar, lalu tetap dipantau, jangan sampai kehilangan jejak sebelum petugas datang. Dan begitu petugas datang, serahkan evakuasinya ke petugas," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Damkar-Bantul-Senin-1362022.jpg)