PPKM Level 1, Event Wisata di Sleman Diperbolehkan Digelar 100 Persen Tak Perlu Izin Satgas
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Sleman, Ir. Suparmono menyebut even wisata di Bumi Sembada sudah diperbolehkan dengan kapasitas
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Sleman, Ir. Suparmono menyebut even wisata di Bumi Sembada sudah diperbolehkan dengan kapasitas 100 persen dan sudah tidak perlu lagi izin dari Satgas Covid-19.
Hal ini seiring melandainya kasus penularan dan Kabupaten Sleman saat ini berada di PPKM Level 1.
"Untuk acara sudah tidak perlu izin satgas. Tapi kalau izin keramaian tetap di Kepolisian. Dan kami tetap mengimbau walau PPKM Level 1, ini tetap masih pandemi jadi protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan," kata Ir. Suparmono, Jumat (10/6/2022).
Baca juga: PT KA Pariwisata dan KBM Eko Wisata Perum Perhutani Wilayah Jawa Timur Jalin SInergi dan Kolaborasi
Menurut dia, dengan tetap menjaga protokol kesehatan maka setiap kegiatan wisata akan terasa lebih aman dan nyaman.
Kendati telah diperbolehkan menggelar event dengan kapasitas 100 persen, kata Suparmono, sejauh ini Dinas Pariwisata belum menerima tembusan kegiatan yang dilangsungkan di tempat wisata .
"Kami di Dinas Pariwisata hanya menerima tembusan ya. Tapi, sejauh ini belum melihat tembusan sampai ke dinas pariwisata," kata dia.
Diketahui, saat ini Kabupaten Sleman berstatus Level 1 dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Artinya, penularan kasus Covid-19 semakin menurun seiring meningkatnya capaian vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan di masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Cahya Purnama sebelumnya berujar, di tanggal 8 Juni, hanya ada satu kasus Covid-19 di Sleman .
Selter isolasi di Asrama Haji maupun Rusunawa Gemawang juga kondisinya kosong.
Laju penularan kasus di angka 1,25 dengan positivity rate atau proporsi orang yang positif dari keseluruhan yang dites sebesar 0,39 persen.
Keterisian BOR di RS juga terbilang rendah, di angka 0,39 persen atau sesuai target nasional di bawah 5 persen. Kemudian fatality rate-nya di angka 0,08 persen.
Dari segi capaian vaksin Covid-19, Cahya mengungkapkan, vaksinasi primer dosis satu di Sleman sudah mencapai 101,3 persen dan 93,6 persen untuk dosis kedua.
Baca juga: Berita Moto GP Hari Ini: Pesan Alberto Puig kepada Marc Marquez yang Kembali Jalani Pemulihan
"Vaksinasi anak juga sudah melampaui 80 persen. Untuk dosis pertama sudah 103,10 persen dan dosis kedua 90,81 persen," kata Cahya.
Lebih lanjut, Mantan Direktur RSUD Sleman ini mengatakan, dari melandainya kasus penularan Covid-19 ini, ada sejumlah kebijakan yang mengikuti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)