Bupati Bantul Abdul Halim Muslih
Bupati Halim Dukung Penuh Eksistensi Petani Milenial Bantul
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyebut, sektor pertanian menghadapi dua isu besar, yakni soal regenerasi SDM pertanian dan transformasi teknologi.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyatakan, saat ini sektor pertanian menghadapi dua isu besar, yakni soal regenerasi sumberdaya manusia pertanian dan transformasi teknologi pertanian. Karena itu, Abdul Halim berharap, melalui hadirnya petani milenial bisa menjadi solusi dari dua isu besar yang banyak dikhawatirkan.
“Transfomasi pertanian kita saat ini, tidak bisa ditawar, dari paradigma pertanian tradisional menuju pertanian komersial dengan teknologi. Saya yakin, dengan hadirnya petani milenial yang lebih terbuka, transformasi pertanian di Bantul akan mampu dijalankan. Saya percaya teman-teman milenial ini akan mampu menciptakan inovasi baru,” ucap Abdul Halim, saat Pengukuhan Asosiasi Petani Milenial dan Pemantapan Perhiptani di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Rabu (8/6/2022).
Abdul Halim juga menyebutkan, bahwa sektor pertanian merupakan sektor paling tahan terhadap berbagai situasi krisis, terutama nonbencana, terbukti saat pandemi Covid-19. Ketika sektor pariwisata, usaha dagang, dan sektor lainnya mengalami pertumbuhan negatif, sektor pertanian justru menunjukkan pertumbuhan yang positif.
“Selama pandemi Covid-19 sektor pertanian tumbuh 4 persen. Ini membuktikan, bahwa sektor pertanian mampu bertahan bahkan bisa makin meningkat. Jadi, pertanian saya yakin menjadi sektor yang menjanjikan pada masa mendatang,” tandas Halim.
Baca juga: Maksimalkan Potensi Daerah, Bupati Bantul Tegaskan Selalu Dukung Pertanian Organik
Baca juga: Petani Milenial di Ngestiharjo Bantul Mendapat Bantuan 2.000 Bibit Kelengkeng Kateki
Karenanya, orang nomor satu di Kabupaten Bantul ini mendukung keberadaan petani milenial. Ia yakin, melalui sentuhan inovasi dan kreatifitas tangan-tangan anak muda, pertanian akan tetap terjaga.
“Petani milenial ini sangat terbuka pemikirannya terhadap perkembangan terkait teknologi. Mereka sangat bisa menerima transformasi teknologi untuk mengembangkan pertanian. Hadirnya petani milenial menjawab tantangan tentang regenerasi dan transformasi teknologi pertanian pada masa mendatang," ungkapnya lagi.
Baca juga: Bupati Abdul Halim Ajak Karang Taruna Kabupaten Bantul Jadi Generasi Petani Milenial
Baca juga: Bupati Bantul Yakin Taruna Tani Bantul Mampu Jadi Petani Milenial Sukses
Berdasarkan data DKPP, saat ini, Kabupaten Bantul memiliki 1.250 petani milenial, baik yang bergerak dalam sektor pertanian pangan, holtikultura, maupun peternakan. Hingga kini, sektor pertanian masih mendominasi sebagai mata pencaharian masyarakat Bantul.
Karenanya, upaya untuk mengembangkan sektor pertanian ini turut andil dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu pula, pertanian menjadi satu sektor unggulan sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Bantul. (ayu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/petani-milenial-bantul.jpg)