Penting, Ini Manfaat dan Potensi Bahaya Memakan Kecambah Mentah

Kecambah mampu meningkatkan pencernaan dan membantu mengontrol kadar gula darah. Serta ada kemungkinan mampu mencegah penyakit jantung.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
net
Kecambah 

Misalnya, tahu dan susu kedelai yang dibuat dari kecambah kedelai tampaknya mengandung 7-13 persen lebih banyak protein, 12-24 persen lebih sedikit lemak, dan 56-81 persen lebih sedikit antinutrisi daripada tahu dan susu kedelai yang dibuat dari kedelai yang tidak bertunas

Membantu mengontrol kadar gula darah

Kecambah dapat membantu penderita diabetes tipe 2 mengontrol gula darah mereka dengan lebih baik.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan mengapa hal ini terjadi dan apakah hasil ini juga berlaku untuk orang tanpa diabetes.

Meningkatkan Pencernaan

Kecambah cenderung mengandung serat tidak larut dalam jumlah yang lebih tinggi, yang dapat memperlancar pencernaan dan mengurangi kemungkinan sembelit.

Kecambah juga mengandung kadar gluten dan antinutrisi yang lebih rendah, yang selanjutnya meningkatkan proses pencernaan.

Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kecambah dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol LDL "jahat", kolesterol total dan kadar trigliserida darah, sekaligus meningkatkan kolesterol HDL "baik".

Potensi bahaya memakan kecambah mentah

Salah satu masalah yang sering dikaitkan dengan makan kecambah adalah risiko keracunan makanan.

Fakta bahwa kecambah umumnya dikonsumsi mentah atau hanya sedikit dimasak menambah risiko ini.

Alasan kecambah mentah sangat berisiko adalah karena harus ditanam dalam kondisi hangat dan lembab di mana bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella juga berkembang biak.

Selama dua dekade terakhir, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah mengaitkan 48 wabah penyakit bawaan makanan dengan kecambah mentah atau dimasak sebentar.

Jika keracunan makanan terjadi, gejala mungkin muncul 12-72 jam setelah makan kecambah, dan bisa termasuk diare, kram perut dan muntah.

Gejala seperti itu jarang mengancam jiwa.

Namun, anak-anak, wanita hamil, orang tua dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang umumnya lebih lemah dianjurkan untuk memasak kecambah secara menyeluruh atau menghindarinya sama sekali.

Kiat-kiat berikut akan membantu Anda mengurangi risiko kontaminasi lebih lanjut:

  • Beli kecambah dingin: Hanya beli kecambah segar yang telah didinginkan dengan benar.
  • Periksa penampilan mereka: Hindari membeli atau makan kecambah dengan bau yang kuat atau penampilan berlendir.
  • Simpan di lemari es: Di rumah, simpan kecambah dalam lemari es pada suhu di bawah 8 derajat celcius.
  • Cuci tangan Anda: Selalu cuci tangan Anda dengan benar sebelum memegang kecambah mentah.

Bagaimana pun, kecambah rentan terhadap kontaminasi bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella . Anak-anak, wanita hamil, orang tua dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah harus mempertimbangkan untuk menghindari kecambah mentah. (*/health Line)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved