Berita Sleman Hari Ini
Pemkab Sleman Berencana Melaksanakan PTM 100 Persen Setelah Lebaran
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dengan kapasitas 100 persen setelah libur lebaran
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Terutama cuci tangan, pengecekan suhu dan memakai masker. Adapun untuk jaga jarak, Ery mengakui cukup sulit diterapkan saat siswa berada di ruang kelas.
Sebab, jarak tempat duduk di meja belajar siswa SD-SMP kurang dari satu meter.
"Tapi yang penting masker. Kemudian kalau keluar kelas, siswa juga tetap jaga jarak. Jadi, prinsipnya prokes ini harus ditegakkan," ujarnya.
Baca juga: Mudik Lebaran 2022, Polres Gunungkidul Siapkan 5 Pospam dan Ratusan Personel
Lebih jauh, Ery mengatakan, pihaknya yakin untuk memulai PTM 100 persen, disamping kasus covid-19 yang sudah melandai, ketercapaian vaksinasi bagi pelajar di Sleman juga sudah tinggi.
Pelajar usia di atas 12 tahun, capaian vaksinasi dosis satu dan dua sudah hampir 90 persen. Sedangkan, capaian vaksin anak usia (6-11 tahun) sudah 97 persen untuk dosis satu dan 89 persen untuk dosis dua.
"Vaksin ini masih terus berjalan. Sudah kita umumkan kepada sekolah. Bagi anak-anak yang belum vaksin atau belum vaksin dosis 2, untuk di-push di sentra-sentra vaksin maupun di Puskesmas," tuturnya.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, jika nantinya PTM digelar dengan kapasitas 100 persen maka mestinya tetap dengan protokol kesehatan ketat.
Artinya, selama siswa berada di sekolah dan antar jemput anak menjadi perhatian agar tidak terjadi ledakan kasus.
"Jangan karena melandai lalu anak anak boleh bergerombol-gerombol," kata dia. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Kabupaten-Sleman-Ery-Widaryana-20422.jpg)