Partai Ummat DIY Siap Hadapi Verifikasi Syarat Peserta Pemilu 2024 

DPW Partai Ummat DI Yogyakarta mematok target lolos verifikasi faktual dalam momentum milad satu tahunnya yang jatuh pada 17 Ramadan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
Suasana peringatan milad satu tahun Partai Ummat di kantor DPW Partai Ummat DIY, Minggu (17/4/2022) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPW Partai Ummat DI Yogyakarta mematok target lolos verifikasi faktual dalam momentum milad satu tahunnya yang jatuh pada 17 Ramadan, Minggu (17/4/2022) lalu.

Dengan begitu, partai yang didirikan politisi senior Amien Rais itu bisa menjadi peserta Pemilu 2024

Sekretaris DPW Partai Ummat DIY, Iriawan Argo Widodo mengatakan setelah mendapatkan badan hukum yang sah, pihaknya pun bergegas menyiapkan langkah guna memenuhi syarat-syarat peserta Pemilu selaras UU. Terutama, terkait keanggotaan, serta kepengurusan di akar rumput. 

Ia menuturkan, sejauh ini 90 persen kecamatan di DIY sudah terbentuk kepengurusan Partai Ummat (DPC). Misalnya, di Kota Yogyakarta dari total 14 kecamatan, 13 di antaranya sudah terisi.

Sementara di Kabupaten Sleman, dari 17 kecamatan, semuanya telah terbentuk pengurus. 

"Jadi, seluruh DIY sudah 90 persen kecamatan ada pengurus DPC. Bahkan, beberapa sudah ada di tingkat ranting," cetus Argo, seusai pengajian peringatan milad pertama Partai Ummat di Kota Yogya, Minggu (17/4/2022) malam. 

Sementara syarat lain yang dinilai lebih rumit, yakni soal keanggotaan, Argo menandaskan, DPW Partai Ummat DIY sudah sangat siap.

Persyaratan minimal 1.000 keanggotaan di Sleman, atau Bantul, serta kisaran 400 di Kota Yogya, dianggap bukan jadi permasalahan yang berarti. 

"Kita upayakan bisa 150 persen dari persyaratan KPU, agar kita tidak sekadar mentok di syarat minimal saja. Memang ini paling berat, tapi kita sudah sangat siap," urainya. 

Baca juga: Pilpres 2024: Presiden Joko Widodo Perintahkan Penyelenggara Siapkan Pemilu & Pilkada Serentak 2024

Baca juga: Penegasan Presiden Joko Widodo: Pemilu Akan Dilaksanakan 14 Februari 2024

Argo memastikan, keseluruhan anggota yang dikumpulkan pun siap diverifikasi secara faktual.

Meski, ia menilai, aturan tersebut cenderung diskriminatif karena cuma berlaku bagi partai baru saja. Walau begitu, karena sudah tertuang di dalam UU Pemilu, partai harus tunduk dan patuh. 

"Coba kalau partai lama diverifikasi faktual, belum tentu mereka memenuhi syarat. Tapi, memang UU-kan seperti itu, ya kita harus siap. Setelahnya, baru kita siapkan langkah-langkah pemenangan di Pemilu 2024," tandasnya. 

Adapun Partai Ummat DIY memperingati milad satu tahun dengan agenda pengajian, yang bertepatan dengan momen Nuzulul Quran, dan menghadirkan Ustaz Azman Latif yang menjabat Wakil Ketua PW Muhammadiyah DIY. Selain itu, rangkaian kegiatan lainnya pun sudah digulirkan. 

"Seperti safari tarawih di kabupaten dan kota di DIY, buka bersama, hingga pembagian takjil di sejumlah wilayah oleh komunitas sepeda Partai Ummat," ujarnya. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved