Kuliner

Mengintip Proses Pembuatan Kue Kicak Khas Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Ramadan

Kuliner khas Yogyakarta bernama kicak yang dapat ditemui hanya di bulan Ramadan masih tetap eksis sampai dengan saat ini.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Seorang perempuan mengaduk adonan kicak di wajan, Rabu (13/4/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kuliner khas Yogyakarta bernama kicak yang dapat ditemui hanya di bulan Ramadan masih tetap eksis sampai dengan saat ini.

Untuk menikmati makanan tradisional yang berbahan utama uli atau jadah yang dicampur dengan parutan kelapa, irisan nangka, daun pandan, dan panili itu satu di antaranya di sebuah warung Kauman, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta .

Satu di antara perempuan pembuat jajanan khas yang masih bertahan itu adalah Retno Budiwati.

Retno merupakan generasi ke tiga dari keluarga pembuat kue kicak yang sedap itu.

Baca juga: Menu Khas Buka Puasa di Yogyakarta: Kipo dan Kicak, Ada yang Hanya Ditemukan Saat Ramadhan

Sekilas jajanan yang memiliki cita rasa manis itu mirip kue wajik ketan.

Hanya saja aroma pandan dan panili yang kuat, serta bahan utama makanan berupa uli membuat kue kicak berbeda dengan makanan yang lainnya.

Melihat komposisi dan tekstur dari kicak, sudah pasti makanan yang satu ini rasanya manis gurih.

Selain itu, rasa legit juga tentu dapat dijumpai, ketika uli yang dibalut urap kelapa beraroma pandan dikombinasikan dengan potongan nangka.

Warung yang menjual kue kicak itu letaknya berada di perkampungan Kauman.

Tepatnya sekitar 300 meter dari masjid Gede Kauman, Kota Yogyakarta.

Kendaraan roda empat tak bisa masuk ke lokasi warung yang menjual kue kicak.

Sepeda motor pun harus didorong karena di sana adalah perkampungan padat penduduk.

"Proses pembuatan pertama kelapa muda dikasih gula. Terus ditambah pandan, panili, nangka. Setelah itu nanti ulinya masuk sampe tanak, baru turun. Ini hanya ada pas ramadan," kata Retno, dijumpai di warungnya, Rabu (13/4/2022).

Untuk memperkuat citarasa dari kue itu, Retno memasak bahan baku kicak diatas wajan dengan proses pemanasan dari arang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved