11 Tahun Tribun Jogja

Sempat Dua Kali Tertunda, Universitas Widya Mataram Mantap Kuliah Luring Tahun Ajaran 2022/2023

Selain itu hadir pula 11 rektor universitas di DIY, salah satunya adalah Rektor Universitas Widya Mataram, Prof dr Edy Suandi Hamid.

Tangkapan Layar
Rektor Universitas Widya Mataram, Prof Dr Edy Suandi Hamid 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tribun Jogja merayakan ulang tahun ke-11 hari ini, Senin (11/04/2022). Pada HUT kali ini, Tribun Jogja mengangkat tema “Spirit Baru DIY-Jateng Sambut Era Endemi”.

Salah satu kegiatan yang dilaksankan untuk memeriahkan HUT Tribun Jogja adalah webinar nasional, bertajuk “Saatnya Mahasiswa Kembali ke Jogja". 

Hadir secara daring Menteri Pendidikan, kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim.

Selain itu hadir pula 11 rektor universitas di DIY, salah satunya adalah Rektor Universitas Widya Mataram, Prof dr Edy Suandi Hamid.

Baca juga: Ada 29 Kasus Sembuh dalam Sehari, Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul Tersisa 78 Pasien

Ia mengungkapkan kampusnya sudah siap melaksankan kuliah luring sejak 2021 lalu. Sudah ada beberapa kelas yang dijadikan pilot projek kuliah luring. 

"Kalau ditanya siap, sekarang pun siap. Tahun 2021 kami sudah mempersiapkan diri untuk pembelajaran langsung atau luring. Tetapi terjai kebangkitan Covid-19, terpaksa kami tunda," katanya, Senin (11/04/2022).

"Kemudian semester 2021/2022 kami sudah mulai lagi untuk luring, untuk kelas yang kecil. Sementara yang besar kami lakukan dengan hybrid. Tetapi kemudian awal 2022 ada Omicron, kami tunda lagi,"sambungnya.

Meski sempat menunda pembelajaran luring, ia optimis pembelajaran luring bisa kembali dilaksanakan tahun ajaran 2022/2023, bulan Agustus-September mendatang.

Baca juga: UGM Siap Sambut Kuliah Tatap Muka Agustus-September 2022 Mendatang

"kami matangkan, sehingga semester depan, awal tahun ajaran 2022/2023 bulan Agustu-Septmber Universitas Widya Mataram siap kuliah luring,"ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya masih akan menerapkan pekuliahan bauran,anatara daring dan luring.

Sehingga mahasiswa tetap berada di DIY dan dapat meningkatkan perekonomian di DIY.

Ia berharap perkuliahan berjalan lancar tanpa megabaikan prtokol kesehatan. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved