HUT ke-76 TNI AU, Sri Sultan Berikan Hadiah Gamelan Kyai Madyantara
Selain gamelan, Sri Sultan juga memberikan bibit pohon yang mengandung filosofi keutamaan kehidupan untuk ditanam di AAU
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiahkan seperangkat gamelan Kyai Madyantara saat acara peringatan HUT ke 76, TNI Angkatan Udara yang dipusatkan di Akademi Angkatan Udara (AAU), Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (9/4/2022).
Selain gamelan, Sri Sultan juga memberikan bibit pohon yang mengandung filosofi keutamaan kehidupan untuk ditanam di AAU dan sejumlah lembaga pendidikan TNI AU. Hal ini juga sebagai upaya untuk selalu menghijaukan bumi Ngayogyakarta Hadiningrat.
Adapun ratusan bibit tanaman diserahkan kepada KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, sementara seperangkat gamelan diterima oleh Gubernur AAU Marsda TNI Eko D. Indarto.
Updara Peringatan HUT ke-76 TNI AU
Upacara HUT ke-76 TNI AU kali ini dipusatkan di Yogyakarta.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat upacara peringatan hari jadi tahun ini bukan tanpa alasan.
"Upacara ini sengaja kami laksanakan di Yogyakarta . Mengingat Kota Yogyakarta adalah kota kelahiran dari TNI Udara," kata Marsekal TNI Fadjar Prasetyo kepada wartawan seusai upacara peringatan.
Menurut Fadjar, seiring perjalanan bangsa, Tentara Angkatan Udara tumbuh dan berkembang menjadi organisasi militer yang semakin modern dan dicintai oleh rakyat.
Karenanya, ia mengucapkan terimakasih dan rasa hormat serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para senior dan pendahulu yang telah mengabdi secara paripurna sehingga TNI AU semakin berkembang hingga saat ini.
KASAU bersyukur atas kondisi bangsa yang perlahan pulih dari badai ujian pandemi Covid-19 .
Sehingga upacara HUT TNI AU ke-76 bisa dilaksanakan dengan tertib dan khidmat.
Ia kemudian mengurai peristiwa dalam satu tahun terakhir.
Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, kata dia, telah mengakibatkan disrupsi sosial - ekonomi hampir di seluruh lapisan masyarakat.
Belum lagi, Indonesia juga masih harus berhadapan dengan pelbagai bencana alam seperti erupsi Gunung Semeru, bencana banjir di Jayapura, dan gempa bumi di Pasaman Barat.
Bahkan, dari sisi eksternal, konflik antara Ukraina dan Rusia mempengaruhi stabilitas global.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penyerahan-Gamelan-dari-Sri-Sultan-kepada-Gubernur-AAU.jpg)