Terbakar Api Cemburu, Pria di Cirebon Aniaya Istri Lalu Seret dan Masukan Kepalanya ke Ember
S menyeret istrinya yang baru dinikahi sekitar setahun yang lalu ini ke kamar mandi lalu menenggelamkan kepala istrinya ke dalam ember berisi air
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, CIREBON - Sakit hati diselingkuhi, seorang suami di Cirebon berinisial S (44) tega menganiaya istrinya sendiri hingga babak belur.
Tak hanya menganiaya, S juga menyeret istrinya yang baru dinikahi sekitar setahun yang lalu ini ke kamar mandi lalu menenggelamkan kepala istrinya ke dalam ember berisi air.
Setelah puas menganiaya istrinya, hati kecil S pun akhirnya menyesali perbuatannya.
S kemudian membawa sang istri yang sudah tak berdaya ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon untuk mendapatkan perawatan medis.
Beruntung kondisi istri S terus membaik.
Namun meski sudah membawa istrinya ke rumah sakit, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh S ini berujung hukum.
S kini harus mendekam di balik jeruti besi tahanan Polres Cirebon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Baca juga: Ciri-ciri Pelaku Pembawa Gir yang Menewaskan Pelajar Yogya di Gedongkuning, Kata Polisi Berdasar BAP
Baca juga: Penjelasan Kapolres Kulonprogo Soal Tawuran Perang Sarung yang Melibatkan Pelajar
Kronologi Kasus
Penganiayaan yang dilakukan oleh S kepada istrinya ini terjadi pada Sabtu (19/3/2022) silam di rumah kontrakannya di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Baratsekira pukul 21.00 WIB.
Saat itu S yang baru pulang kerja memergoki istrinya sedang menelepon mantan kekasihnya.
Terbakar cemburu, S langsung menganiaya istrinya secara membabi buta.
"Saya kesal, sudah berkali-kali tapi enggak mengakui (selingkuh) juga. Padahal, kami menikah secara sah, tapi dia (istrinya) selingkuh," ujar S dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com.
S menyampaikan, penganiayaan yang dilakukannya dari mulai menampar, memukul, mencekik, bahkan menenggelamkan kepala istrinya ke ember.
Namun, usai menganiaya S merasa menyesal melihat istrinya tidak berdaya dan luka-luka sehingga langsung membawanya ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
"Lukanya memar di kepala sama leher, saya khilaf dan sekarang sangat menyesal. Enggak tahu sekarang kondisinya bagaimana," kata S.