Ditemukan Tengkorak Anak Tak Jauh dari Lokasi Mayat Suwita di Tol Semarang-Solo, Diduga Anaknya
3 hari berselang setelah penemuan mayat Suwita, polisi kembali menemukan tengkorak yang diduga anak kecil tak jauh dari lokasi penemuan mayat pertama
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Kasus penemuan mayat wanita dibungkus sarung di bawah jembatan Tol Semarang-Solo pada Minggu (13/3/2022) yang lalu mulai menemui titik temu.
Polisi berhasil mengungkap identitas mayat wanita tersebut.
Korban diketahui bernama Suwita Kusuma Gatra Subardiah (33).
Suwita merupakan tenaga kesahatan asal Sleman Yogyakarta.
Tiga hari berselang setelah penemuan mayat Suwita, polisi kembali menemukan tengkorak yang diduga anak kecil tak jauh dari lokasi penemuan mayat yang pertama.
Polisi pun mencari bukti, apakah tengkorak itu anak Suwita?
Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro menuturkan setelah ditemukan jenazah wanita pada Minggu (13/3/2022) kemarin, tim Resmob melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas korban.
Kemudian dilakukan pencocokan hasil pemeriksaan di rumah sakit meliputi tinggi badan dan ciri-ciri terdapat kesamaan.
"Kemudian barang-barang yang ada di korban dan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah kami telusuri ternyata ada kemiripan dan dapat diyakini milik korban," ujarnya saat konfrensi pers di kamar Jenazah Rumah Sakit Kariadi, Rabu (16/3/2022) dikutip Tribunjogja.com dari Tribunjateng.com.
"Hasil penyelidikan sebelumnya sudah ada aduan orang hilang di Polsek Mlati Polres Sleman," ujarnya.
Hasil penyelidikan tersebut, pihaknya mendapati bahwa korban memiliki dua orang anak.
Satu anak dibawa orang tua korban, sementara anak satunya lagi di bawa korban.
"Dari situ kami kembali melakukan penyelidikan di tempat mayat korban ditemukan," ujar dia.
Baca juga: Mayat Wanita Dibungkus Sarung yang Ditemukan di Tol Semarang-Solo Ternyata Warga Sleman
Menurutnya, hasil penyelidikan ternyata menemukan kerangka anak usia dibawah 12 tahun.
Jenazah itu dimungkinkan anak korban.