Berita Kota Magelang Hari Ini

Ahli Waris dari Korban Kebocoran Gas di PLTP Dieng Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

Sulastri (44) ahli waris atau istri dari Lilik Marsudi (56) korban yang meninggal dunia saat insiden kecelakaan kerja akibat kebocoran gas

TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Wali Kota Magelang bersama Abriela (anak almarhum) saat memberikan santunan secara simbolis di gedung Pemkot Magelang, Rabu (16/03/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Sulastri (44) ahli waris atau istri dari Lilik Marsudi (56) korban yang meninggal dunia saat insiden kecelakaan kerja akibat kebocoran gas di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng, Jawa Tengah mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 318 juta.

Diketahui, korban merupakan warga Kampung Soekarno-Hatta Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang .

Santunan secara simbolis diserahkan oleh Cahyaning Indriasari, Deputi Direktur Wilayah Jawa Tengah dan DIY BPJamsostek kepada ahli waris yakni istri almarhum, di ruang sidang lantai 2 kantor Pemkot Magelang, Rabu (16/3/2022).

Baca juga: BERIKUT Daftar Nama 7 Bakal Calon Rektor UGM Periode 2022-2027

Turut hadir, Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Magelang Budi Pramono, Asisten Manager Pamasaran Dana BRI Widi Nugroho, Kepala Disnaker Kota Magelang Wawan Setiadi dan segenap tamu undangan.
 
Cahyaning menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Lilik Marsudi saat bekerja di PLTP Dieng , Sabtu lalu.

Almarhum tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan .

“Kami menyerahkan santunan kepada Ibu Sulastri, istri almarhum Lilik, yang meninggal saat sedang bekerja. Saya mewakili manajemen BPJamsostek menyampaikan rasa duka cita atas musibah ini,” ungkapnya. 

Santunan yang diserahkan tersebut terdiri dari santunan kematian akibat kecelakaan kerja (JKK), biaya pemakaman, manfaat Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT) dan manfaat beasiswa.

Dikatakan, peserta meninggal dunia maka ahli waris akan menerima santunan kematian akibat JKK sebesar 48x upah dilaporkan, serta bantuan beasiswa untuk 2 orang anak, dari pendidikan dasar sampai kuliah, maksimal mencapai Rp 174 juta.

"Anak almarhum ada 3, dua di antaranya sudah dewasa, sedangkan yang masih sekolah 1 orang. Kami berikan untuk anak yang masih sekolah," kata Cahyaning.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Magelang Budi Pramono menuturkan, seluruh pekerja korban kecelakaan kebocoran gas PT Geodipa Dieng ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan , dan saat ini masih ada 3 pekerja yang dirawat di ICCU RS Setyonegoro.

Ia menambahkan, bahwa setiap perusahaan yang mempekerjakan sub kontraktor untuk seluruh sektor wajib terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana amanat UU No. 24 tahun 2011 tentang BPJS.

"Walaupun baru terdaftar sebulan pun, jika sudah peserta hak yang diterima akan sama seperti peserta lainnya, tidak ada pembedaan hak manfaat," imbuhnya

Atas penyerahan santunan tersebut, Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur menyampaikan, terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan .

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved