Berita Kota Yogya Hari Ini

Hujan Berdurasi Panjang, Blok Kuliner di Teras Malioboro 2 Tergenang Air

Pedagang mengakui, setiap kali turun hujan area timur Teras Malioboro 2 selalu tergenang air.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Seorang pedagang membersihkan sisa kotoran akibat genangan air di Teras Malioboro 2, Jumat (11/3/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hujan deras dengan intensitas yang cukup lama di kawasan Malioboro mengakibatkan sebagian lapak di Teras Malioboro 2 tergenang air pada Jumat sore (11/3/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari pantauan Tribunjogja.com , air masuk ke area lapak melalui saluran drainase yang tak sanggup menampung air hujan.

Kondisi terparah dialami para pedagang yang menempati blok kuliner atau disisi Timur Teras Malioboro 2.

Di sana genangan air sampai menyentuh mata kaki orang dewasa.

Baca juga: Pengalaman PKL Berjualan di Teras Malioboro: Buka Hari Pertama Langsung Banjir

Seorang pedagang kuliner bernama Dimun mengatakan, setiap kali turun hujan area timur Teras Malioboro 2 selalu tergenang air.

Para pedagang sudah melapor ke pemerintah setempat, dan laporan mereka sudah ditindak lanjuti.

"Kemarin udah dikasih peresap tapi enggak ada hasilnya. Ya, gimana lesehan kecil kebanjiran terus kalau hujan," katanya, ditemui, Jumat sore.

Kondisi tersebut diakuinya sangat mengganggu bagi pengunjung warungnya maupun pejalan kaki.

"Harapannya ditangani secepatnya, biar wisatawan betah di Jogja," terang perempuan

Pedagang yang menempati blok pakaian bernama Suki juga menuturkan hal yang sama. 

Baca juga: Tempias Hujan di Teras Malioboro, Ini Tanggapan Pemkot Yogyakarta

"Air selalu turun ke lapak saat hujan. Bukan hanya di sini saja, tapi hampir semua," jelasnya.

Pantauan Tribunjogja.com di lapangan, atap di Teras Malioboro 2 mengalami bocor.

Sehingga air hujan menetes tepat di depan lapak milik Suki.

"Paling tidak dikasih talang untuk masuk jadi satu airnya. Setiap kali hujan kayak gini," kata dia.

Kondisi semacam itu menurutnya dapat mengganggu pengunjung maupun para pedagang lain.

"Yang jelas untuk pengunjung takut mau lewat, basah kan itu. Kemarin itu ditengok pemerintah tapi enggak tahu ditindaklanjuti apa enggak," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved