Berita Gunungkidul Hari Ini
Pemkab Gunungkidul Serius Pertimbangkan Puskesmas Ponjong II Sebagai Isoter
Angka kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul sudah mendekati ribuan. Meski belum difungsikan, pemerintah setempat serius
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Angka kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul sudah mendekati ribuan.
Meski belum difungsikan, pemerintah setempat serius mempertimbangkan satu lokasi untuk dijadikan tempat isolasi terpusat ( isoter ).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan jika opsi isoter mengerucut pada Puskesmas Ponjong II di Kalurahan Bedoyo.
Baca juga: KEBAKARAN: Rumah Warga di Patuk Gunungkidul Ludes, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
"Berdasarkan beberapa kali pembahasan, maunya yang di Bedoyo itu," kata Dewi, Kamis (24/02/2022).
Adapun di Puskesmas Ponjong II terdapat gedung yang bisa digunakan sebagai isoter .
Puskesmas ini sebelumnya memang diproyeksikan akan menjadi rumah sakit tipe D.
Meski demikian, Dewi mengatakan wacana tersebut belum final.
Sebab perlu berbagai persiapan agar gedung di Puskesmas Ponjong II layak digunakan sebagai isoter.
"Tentu harus dibenahi agar fasilitasnya layak digunakan," ujarnya.
Namun Dewi tetap berharap agar tiap kapanewon juga mengaktifkan kembali selter isolasinya masing-masing. Menurutnya, keterjangkauan perlu jadi indikator.
Pasalnya, belum tentu semua OTG (Orang Tanpa Gejala) Covid-19 bisa langsung mencapai isoter yang dikelola Pemkab. Apalagi jika mereka tinggal di wilayah yang jauh dari isoter.
"Jadi mereka tidak perlu jauh-jauh ke isoter , cukup di (selter) kapanewon masing-masing," jelas Dewi.
Hingga Rabu (23/02/2022) lalu tercatat ada 954 kasus aktif Covid-19 di Gunungkidul.
Sebagian besar menjalani isolasi mandiri, dengan pemantauan ketat dari petugas puskesmas setempat.
Baca juga: Waktu Sholat Dhuha Telah Tiba, Berikut Ini Bacaan Niat Sholat nya
Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Sekretariat Gunungkidul, Azis Saleh mengatakan ada 23 selter yang bisa digunakan untuk karantina.