Berita Gunungkidul Hari Ini
Pemkab Gunungkidul Akan Bahas Dampak Angin Kencang Semanu Gunungkidul
Bupati Gunungkidul Sunaryanta meninjau lokasi dampak angin kencang di Kapanewon Semanu pada Selasa (22/02/2022) siang. Pada kesempatan tersebut
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Sunaryanta meninjau lokasi dampak angin kencang di Kapanewon semanu pada Selasa (22/02/2022) siang.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya turut menyalurkan bantuan.
Ia mengatakan akan menggelar rapat koordinasi khusus membahas dampak dari bencana ini.
Terutama penanganannya ke depan.
Baca juga: Geliat Pariwisata Sempat Turun, Realisasi Pajak Hotel di Kota Yogyakarta Mampu Lampaui Target
"Saya minta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait juga siaga untuk penanganan," kata Sunaryanta di Balai Pedukuhan Jonge, Kalurahan Pacarejo, semanu .
Terkait seperti apa penanganan yang akan dilakukan, ia belum bisa menjawab secara detail.
Sebab keputusannya masih menunggu hasil pendataan dampak kerusakan yang sampai saat ini masih dilakukan.
Meski demikian, Sunaryanta menyebut tak menutup kemungkinan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) akan digunakan.
Khususnya untuk membantu perbaikan bangunan milik warga yang mengalami kerusakan.
"Sementara ini kami bantu dengan logistik kebutuhan seperti makanan dan lain-lain," jelasnya.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul , Sri Suhartanta mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan.
Terutama dampak kerusakan hingga nilai kerugian yang timbul akibat peristiwa ini.
Sejauh ini, ia menyebut ada lebih dari 200 kepala keluarga (KK) yang terdampak.
Meski demikian, menurutnya sampai saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi.
Baca juga: 108 Pelaku Usaha di DI Yogyakarta Dipanggil Satpol PP DIY karena Tak Gunakan PeduliLindungi
"Belum ada laporan (warga mengungsi), sebab penanganan juga masih terus berjalan," jelas Sri.
Ia mengatakan rapat koordinasi (rakor) akan dilaksanakan hari ini juga.
Sunaryanta disebutnya akan memimpin langsung rakor tersebut.
Sri menyebut masalah status kebencanaan juga akan dibahas dalam rakor. Namun keputusannya tetap menunggu hasil pendataan secara keseluruhan.
"Apakah akan ditetapkan status darurat atau tidak, nanti akan dibahas," katanya. (alx)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/meninjau-dampak-angin-kencang-di-Balai-Pedukuhan.jpg)