Sidebar
Dinas Pendidikan Sleman Temukan Kasus Covid-19 di 6 Sekolah
Dinas Pendidikan Sleman menyebut ada temuan kasus Covid-19 di enam sekolah tingkat SD-SMP di Bumi Sembada.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pendidikan Sleman menyebut ada temuan kasus Covid-19 di enam sekolah tingkat SD-SMP di Bumi Sembada. Saat ini, semua kasus Covid-19 di sekolah sudah ditindaklanjuti. Pasien positif dilaporkan menjalani isolasi di rumah maupun selter isolasi.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana mengatakan, kasus Covid-19 di lingkup sekolah ditemukan pertama di sekolah berasrama di Mlati. Dari hasil tracing, ditemukan ada puluhan siswa maupun pengajar yang terpapar.
"Mereka sudah masuk isolasi di Asrama Haji. Alhamdulillah, tidak ada penambahan kasus lagi, tracing-nya sudah selesai," kata dia, Jumat (4/2/2022).
Kasus Covid-19 juga ditemukan di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Mlati.
Menurut Ery, temuan ini bermula ketika ada satu anak terpapar Covid-19, lalu dilakukan tracing terhadap siswa satu kelas. Hasilnya, ditemukan 7 siswa dan 1 guru positif. Pasien menurutnya sudah isolasi mandiri dan sekarang berjalan sekitar 4 hari.
Sekolah yang ditemukan kasus positif Covid-19 selanjutnya ada di salah satu SD di Ngaglik.
Ery mengatakan, pada 29 Januari lalu di sekolah tersebut disinyalir ada satu orang siswa terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.
Kemudian dilakukan tracing kepada 49 siswa dan 10 orang guru.
Hasilnya didapati, ada 8 siswa dan satu guru terkonfirmasi positif covid-19.
"Mereka sudah menjalani isolasi mandiri beberapa hari dan kondisinya semua baik-baik saja," tuturnya.
Sekolah selanjutnya yang ditemukan kasus positif covid-19 ada di SMP negeri di Ngaglik.
Menurut Ery, kasus di sekolah ini diduga berawal dari seorang guru perjalanan dari luar daerah pada 31 Januari. Setelah diperiksa ternyata terpapar Covid-19.
Kemudian, dilakukan tracing kepada guru dan siswa. Hasilnya, ada 3 guru dinyatakan positif Covid-19. Sayangnya, guru tersebut ternyata sudah mengajar di kelas lain. Sehingga dilaksanakan tracing lanjutan kepada 200-an siswa.
"Hasilnya keluar pagi (kemarin) tadi, ada 4 siswa positif," jelas dia.
Kasus Covid-19 di sekolah juga ditemukan di SD negeri di Kapanewon Mlati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PTM-Diturunkan-50-Persen-Siswa-SMPN-2-Sleman-Sekarang-Sepi.jpg)