Sidebar

Dinas Pendidikan Sleman Temukan Kasus Covid-19 di 6 Sekolah

Dinas Pendidikan Sleman menyebut ada temuan kasus Covid-19 di enam sekolah tingkat SD-SMP di Bumi Sembada.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Suasana pembelajaran tatap muka di SMPN 2 Sleman. Siswa yang belajar di kelas lebih sedikit karena kapasitas diturunkan menjadi 50 persen, Rabu (2/2/2022). 

Dilaporkan, di sekolah tersebut ada 4 siswa kelas IV positif Covid-19.

Petugas dari Puskemas Mlati II bergerak cepat melakukan tracing kepada semua siswa di kelas IV. Hasilnya, hingga saat ini belum diketahui.

"Mudah-mudahan semua aman terkendali," harap Ery.

Kasus Covid-19 juga ditemukan di SMPN 2 Depok. Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Sleman, Dwiwarni Yuliastuti menceritakan, kejadian di sekolah ini bermula dari satu tenaga tata usaha (TU) dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian dilakukan tracing terhadap puluhan guru dan karyawan.

Hasilnya, ada dua guru di SMPN 2 Depok terpapar.

Satu di antara guru yang positif Covid-19 tersebut, teridentifikasi mengajar juga di salah satu SMP di Depok.

"Nah di dua sekolah ini kami lakukan tracing dan pembelajarannya PJJ (pembelajaran jarak jauh)," jelas Dwiwarni.

Kepala SMPN 2 Depok, Supriyana saat dihubungi bercerita, tenaga TU di SMPN 2 Depok terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (29/1) lalu.

Kemudian, pada Senin (31/1) oleh petugas Puskesmas Depok II dilakukan tracing atau penelusuran terhadap guru, karyawan, termasuk 5 mahasiswa yang sedang magang di sekolah. Total tracing berjumlah 29 orang.

Kepada mereka dilakukan tes usap polymerase chain reaction (PCR).

Hasilnya, dua guru dinyatakan positif Covid-19. Pembelajaran di SMPN 2 Depok pun berganti daring sejak Rabu (2/2/2022).

"BDR (belajar dari rumah) diberlakukan sampai tanggal 15 Februari 2022," ujar Supriyana. Menurutnya, dengan ditemukannya 2 guru positif Covid-19 maka tracing masih berjalan di SMPN 2 Depok dengan sasaran 26 siswa.

Sementara itu, Panewu Depok, Wawan Widiantoro mengungkapkan, salah satu guru di SMPN 2 Depok yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah guru tidak tetap (GTT). Guru tersebut, selain mengajar di SMPN 2 Depok juga ternyata mengajar di SMPN 5 Depok.

Untuk itu, tracing terhadap guru maupun siswa yang pernah kontak erat akan dilakukan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved