Berita Klaten Hari Ini

Kebakaran Gudang Pengolahan Bahan Bangunan di Ceper Klaten, Satu Dump Truk Ikut Terbakar

Sebuah gudang pengolahan bahan bangunan di pinggir Jalan Yogyakarta-Solo di Desa Meger, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah diamuk

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Petugas Damkar Klaten saat berusaha memadamkan kobaran api yang membakar gudang pengolahan bahan bangunan di Desa Meger, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Kamis (3/2/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebuah gudang pengolahan bahan bangunan di pinggir Jalan Yogyakarta-Solo di Desa Meger, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah diamuk si Jago Merah, Kamis (3/2/2022).

Tak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa itu namun satu unit dump truk ikut terbakar pada kejadian tersebut.

Pantauan TribunJogja.com di lokasi sekitar pukul 18.09 petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten berusaha memadamkan kobaran api.

Baca juga: Remaja Bersenjata Tajam di Kota Yogyakarta Terlibat Kecelakaan, Satu Dilaporkan Meninggal

Dua unit mobil Damkar Klaten diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Pemilik gudang pengolahan bahan bangunan itu, Zouber Jayadi mengatakan jika dirinya tidak tahu secara pasti kronologi kebakaran menghanguskan tempat usaha miliknya itu.

"Saya di kabari sekitar jam 05.00 kurang. Ini bangunan untuk pengolahan plastik, tadi mesin juga ada yang terbakar," ujarnya saat TribunJogja.com temui di lokasi tersebut.

Menurutnya, satu unit dump truk yang parkir di sekitar lokasi juga mengalami kebakaran.

Namun, kebakaran yang melanda truk itu hanya pada bagian belakangnya saja.

Sementara itu, Kasi Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Klaten, Sumino di sela-sela pemadaman mengatakan jika pihaknya menerjunkan 12 personel untuk memadamkan kobaran api tersebut.

Baca juga: Eko Suwanto: Pemda DIY Harus Percepat Vaksin Booster Bagi Warga

"Kendala tidak ada, kami tadi hanya ingin berhati-hati sehingga memastikan listrik sudah mati sebelum dilakukan pemadaman," ucapnya.

Menurut dia, proses pemadaman api berlangsung sekitar 15 menit dan selanjutnya dibutuhkan waktu untuk melakukan pendinginan.

"Untuk luas objek bangunan yang terbakar sekitar 4x5 meter. Kalau dugaan awal api berasal dari percikan korsleting listrik," paparnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved