Berita Kota Yogya Hari Ini

Simpang Siur Jadwal Relokasi, Ada PKL Malioboro yang Tak Tahu Kapan Akan Dipindah

Jelang relokasi, Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro masih berjualan. Bahkan ada PKL yang tidak tahu kapan pastinya relokasi akan dilaksanakan. 

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Christi Mahatma Wardhani
Salah satu PKL Malioboro yang masih berjualan jelang relokasi, Rabu (26/01/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jelang relokasi, Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro masih berjualan. Bahkan ada PKL yang tidak tahu kapan pastinya relokasi akan dilaksanakan. 

Ialah Jumirah (53) yang masih bingung waktu pelaksanaan relokasi. Sebab informasi yang diterimanya masih simpang siur. 

"Saya cuma taunya akan direlokasi, tapi waktunya kapan itu tidak tahu. Soalnya informasi yang saya terima itu beda-beda. Dari atas (pemerintah) seperti apa, kemudian di paguyuban beda lagi," katanya pada Tribun Jogja, Rabu (26/01/2022).

Baca juga: Tinggal Hitungan Jam Menuju Relokasi PKL Malioboro, Tapi Pedagang Masih Berharap Agar Bisa Diundur

Ia pun memilih tetap membuka lapaknya karena tak tahu kapan akan direlokasi. 

"Ya tetap buka, nggak ada informasi resminya kok. Padahal kan kami yang akan dipindah," sambungnya. 

Menurutnya pedagang masih kaget akan adanya relokasi PKL.

Bahkan banyak PKL yang jatuh sakit karena kabar relokasi yang tiba-tiba. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Vita (30).

Anggota paguyuban Tri Dharma tersebut mengaku tak menyangka akan direlokasi secepat ini.

Apalagi sarana dan prasarana dirasa belum memadai.

"Padahal Tri Dharma itu kan paguyuban yang paling tua. Tetapi dapat tempat seperti itu (Teras Malioboro II). Katanya cuma sementara, kenapa nggak nanti saja kalau fasilitasnya sudah ada," terangnya. 

Baca juga: Masyarakat Tionghoa Kota Magelang Laksanakan Prosesi Cuci Kiem Sien di Klenteng Liong Hok Bio

"Kami masih kaget saja, kok secepat ini. Ibu saya jualan sejak 1982, saya kan cuma meneruskan. Dulu ibu saya babat alas, nanti kalau dipindah harus babat alas lagi, setelah itu dipindah lagi, harus babat alas lagi," imbuhnya. 

Terkait relokasi, hingga saat ini ia belum tahu lapak mana yang akan ditempati. Sebab belum ada pengundian.

"Makanya sekarang masih jualan, lha tempatnya mana nggak tahu," pungkasnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved