Berita Kota Yogya Hari Ini

Tinggal Hitungan Jam Menuju Relokasi PKL Malioboro, Tapi Pedagang Masih Berharap Agar Bisa Diundur

Relokasi PKL Malioboro akan segera dilaksanakan  mulai hari ini, Rabu (26/1/2022). Ada sekitar 2.000 PKL yang akan direlokasi.

TRIBUNJOGJA.COM/ Christi Mahatma Wardhani
Suasana Malioboro jelang relokasi PKL, Rabu (26/01/2022) 

LapTinggal Hitungan Jam Menuju Relokasi PKL Malioboro, Beberapa Pedagang Masih Berharap Bisa Diunduroran Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Relokasi PKL Malioboro akan segera dilaksanakan  mulai hari ini, Rabu (26/1/2022).

Ada sekitar 2.000 PKL yang akan direlokasi.

Nantinya PKL Malioboro akan menempati dua tempat, yaitu Teras Malioboro I (eks Bioskop Indra ) dan Teras Malioboro II (eks Dinas Pariwisata DIY ).

Baca juga: PTM di Sekolah Gunungkidul Tetap Berjalan 100 Persen Meski Ada Potensi Lonjakan Kasus Covid-19

Relokasi akan dilaksanakan mulai Rabu (26/01/2022), secara bertahap.

Meski demikian PKL Malioboro masih berharap rencana relokasi diundur. 

Menurut salah satu PKL Malioboro, Vita (30), PKL masih belum pulih dari hantaman pandemi Covid-19.

Sehingga masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi ekonomi. 

"Pandemi kemarin kami tutup enam bulan, terus ada PPKM tutup lagi. Ibarat kami ini baru mau nafas, lha kok sudah dipindahkan. Kami mengikuti yang punya rumah, tetapi kami juga ingin aspirasi kami didengar. Tidak muluk-muluk, kami ingin relokasi mundur setelah Lebaran," katanya, Rabu (26/01/2022).

"Kan tinggal tiga bulan lagi. Paling tidak kami mencari sangu (modal) dulu. Iya kalo nanti di tempat yang baru langsung ramai, lha kalo sepi gimana?" sambungnya.

Baca juga: Ada Sesar Opak, Persimpangan Jalan di Tol Yogyakarta-Solo Klaten Diharapkan Tahan Gempa

Hingga saat ini, ia masih berjualan. Sebab ia belum tahu lapak mana yang akan ditempati. 

Ia khawatir dengan adanya relokasi PKL ini ada celah bagi penyusup yakni bukan PKL Malioboro yang akan menempati lapak di Teras Malioboro II. 

"Kemarin kami minta supaya bisa satu kelompok seperti sekarang. Kan kami sudah berdampingan bertahun-tahun. Kalau seperti sekarang ini kan kami nggak tau, kalau ada penyusup gimana? Jangan sampai PKL yang sudah berjuang bertahun-tahun malah nggak dapat tempat," ujarnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved