Berita Kulon Progo Hari Ini

Dinpar Branding Obwis di Kulon Progo Sebagai Wisata Budaya dan Geowisata

Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Kulon Progo membranding sejumlah objek wisata (obwis) di wilayahnya sebagai wisata budaya dan geowisata. 

Tayang:
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito saat membuka program Sambanggo di Watu Lempeng, Jumat (21/1/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Kulon Progo membranding sejumlah objek wisata (obwis) di wilayahnya sebagai wisata budaya dan geowisata. 

Pengembangan ini bertujuan untuk membangkitkan potensi wisata di Kulon Progo

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo , Joko Mursito mengatakan di wilayahnya sudah memiliki gunung api purba, batu ocean dan peninggalan bekas tambang batu mangan. 

Baca juga: Gerakan Sambanggo 2022 Sasar 10 Destinasi Wisata Baru di Kulon Progo

Apalagi mulai 2022 ini, peninggalan bekas tambang batu mangan di Pedukuhan Kliripan, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap bisa menjadi destinasi wisata unggulan. 

Bahkan diklaim menjadi identitas Kulon Progo di kancah International. 

Saat ini pengembangan obwis tersebut dalam tahap penyusunan master plan. 

"Karena di sana juga ada cagar budaya yang harus dilestarikan. Di sisi lain bagaimana kelestarian ini berimplikasi pada pendidikan," kata Joko saat dikonfirmasi, Minggu (23/1/2022). 

Dengan branding wisata di sejumlah obwis tersebut diharapkan bisa membangkitkan sektor pariwisata setempat. 

Baca juga: Karang Taruna di Kulon Progo Diharapkan Mampu Menangkap Peluang Ekonomi

Sehingga diharapkan dapat mencapai pendapatan asli daerah (PAD) 2022 yang ditargetkan sebesar Rp 5,2 Miliar. 

Sebelumnya, Dinpar Kulon Progo juga memfasilitasi masyarakat yang ingin membuat destinasi wisata baru. 

Fasilitas ini sebagai kelanjutan gerakan Sambanggo (Sambang Kulon Progo) yang sudah berjalan di tahun sebelumnya. 

Program Sambanggo di 2022 ini akan menyasar 10 destinasi wisata melalui Dana Keistimewaan (Danais) DIY dengan sistem padat karya sehingga bisa memberdayakan masyarakat setempat. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved