Berita Sleman Hari Ini

Pemkab Sleman Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2023

Pemkab Sleman, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Sleman
Pemkab Sleman Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD tahun 2023 di Aula Bappeda Kabupaten Sleman, Selasa (18/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemkab Sleman, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023.

Forum ini momen strategis dalam perencanaan pembangunan di Sleman.

Melalui forum ini, dapat mengkomunikasikan sekaligus mengkoordinasikan rencana pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang diharapkan mampu menjawab permasalahan dan isu-isu strategis, serta mampu memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sleman

Kepala Bappeda Sleman, Dwi Anta Sudibya mengatakan, RKPD Kabupaten Sleman Tahun 2023 merupakan pelaksanaan tahun ketujuh belas dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP-D) Tahun 2006-2025 dan penjabaran tahun ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026. 

Baca juga: Puncak Kasus Omicron Diprediksi Terjadi Februari, Epidemiolog UGM: Daerah Wisata Harus Bersiap 

Bagi Perangkat Daerah, RKPD merupakan pedoman untuk menyempurnakan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) dalam rangka mempersiapkan PPAS dan Rencana Kerja Anggaran (RKA-PD) Tahun 2023.

Penyusunan RKPD Tahun 2023 untuk memberikan arah pembangunan tahunan Kabupaten Sleman dan sinergitas program dan kegiatan di daerah, baik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, Pemda DIY, dan Pemkab Sleman maupun yang dilaksanakan bersama-sama masyarakat. 

"Dengan berpedoman pada arah pembangunan berdasarkan RPJMD Kabupaten Sleman dan kondisi pandemi Covid-19 yang kita harapkan semakin melandai, maka indikasi Tema Pembangunan Tahun 2023 adalah meningkatkan daya saing dan perekonomian rakyat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman," kata Dwi Anta Sudibya, melalui keterangan tertulis, pada kegiatan Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman Tahun 2023 di Aula Bappeda Sleman, Selasa (18/1/2022). 

Menurutnya, tema tersebut merupakan bentuk respon dari Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap kondisi sosial dan ekonomi yang semakin membaik.

Peningkatan daya saing dan perekonomian rakyat merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sleman dalam pemulihan dampak pandemi Covid-19.

Sementara itu, Asekda Bidang Administrasi Umum Kabupaten Sleman, Kunto Riyadi menyampaikan, ada delapan hal prioritas pembangunan Kabupaten Sleman pada tahun 2023.

Meliputi, upaya mengurangi kemiskinan, memperkuat ketahanan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta meningkatkan penerapan nilai-nilai budaya di masyarakat. 

"Berkenaan dengan hal tersebut, saya mengingatkan kepada seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Sleman untuk menyusun rancangan awal renja (rencana kerja) Perangkat Daerah dengan tetap mempedomani skala prioritas, RPJMD dan Renstra masing-masing Perangkat Daerah," kata Kunto. 

Baca juga: Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Minta Museum Perkuat Narasi untuk Koleksi

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kabupaten Sleman dinilai berkembang semakin baik. IKM ini merupakan indikator atas kondisi pelayanan publik.

Menurut dia, selama kurun waktu lima tahun (2017-2021) IKM Kabupaten Sleman terus meningkat. Pada tahun 2021, IKM Kabupaten Sleman sebesar 83,37 meningkat dari tahun 2020 sebesar 82,37. 

Begitu juga Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menunjukkan hasil yang cukup bagus.

Capaian IPM Kabupaten Sleman berkembang dan menunjukkan pola yang semakin meningkat.

Pada tahun 2020, IPM Kabupaten Sleman tercatat sebesar 83,84 meningkat menjadi 84,00 pada tahun 2021. 

"Secara umum, perkembangan angka ini menggambarkan bahwa kualitas pembangunan manusia yang semakin membaik dari tahun ke tahun," ujar dia. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved