Magister K3 UGM Hadirkan Forum Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri

Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa kecelakaan kerja masih menjadi beban besar bagi perekonomian nasional.

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada kembali menggelar Seminar Nasional K3 Volume 6, pada Sabtu (13/6/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di tengah meningkatnya kompleksitas risiko keselamatan dan kesehatan kerja di era industrialisasi modern, Program Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada kembali menggelar Seminar Nasional K3 Volume 6, pada Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini merupakan forum ilmiah tahunan yang telah menjadi ruang pertemuan strategis antara dunia akademik, industri, dan para praktisi K3 dari seluruh Indonesia.

Tahun ini seminar K3 mengangkat tema "Membangun Ekosistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja Berbasis Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri", seminar ini hadir dengan keyakinan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban regulasi — melainkan investasi jangka panjang bagi produktivitas dan martabat tenaga kerja Indonesia.

Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa kecelakaan kerja masih menjadi beban besar bagi perekonomian nasional.

Forum seperti ini menjadi semakin relevan sebagai ruang dialog untuk menjembatani gap antara riset akademis dan implementasi lapangan.

Narasumber Lintas Sektor, Perspektif yang Kaya

Seminar ini dirancang untuk menghadirkan wawasan multidimensi melalui empat narasumber unggulan yakni D  Ir Firman Risqul Fidry, SHE Manager PT. Kalimantan Prima Persada, membawa perspektif K3 dari sektor pertambangan yang penuh tantangan.
Ir Tjoek Oedowo, Direktur PT. Wealthindo Putrapramesti Perkasa, dengan keahlian lintas kompetensi internasional, Ir. Dani Yon Darwis QHSE Consultant, Inspector, Trainer & Auditor berpengalaman, mewakili suara para praktisi di lapangan Azham Umar Abidin, Professional sekaligus akademisi Teknik Lingkungan UII, menjembatani ilmu dan praktik

Memperkuat dimensi internasional acara ini, hadir pula Prof. Madya Mohd. Hairy bin Ibrahim dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, sebagai Keynote Speaker.

Kehadirannya menegaskan bahwa isu K3 adalah agenda global yang tidak mengenal batas negara. Jalannya diskusi akan dipandu oleh Dr. Diki Bima Prasetio, dosen tetap Sekolah Vokasi UGM.

Terbuka, Inklusif, dan Berdampak

Salah satu keistimewaan Seminar Nasional K3 Vol. 6 adalah aksesibilitasnya. Acara ini digelar secara gratis dan dapat diikuti secara luring di Gedung TILC SV UGM maupun daring melalui Zoom Meeting. Peserta tidak hanya memperoleh wawasan dan jejaring, tetapi juga sertifikat resmi, hadiah menarik, serta akses ke peluang karir di bidang K3 yang terus berkembang.

Dukungan dari para sponsor terkemuka — mulai dari 3M, KPP Mining (member of Astra), Indonesia Morowali Industrial Park, hingga berbagai mitra industri lainnya — mencerminkan kepercayaan sektor industri terhadap kontribusi nyata forum ini.

Pendaftaran dilakukan melalui kode QR pada poster resmi. Untuk informasi lebih lanjut, menghubungi Panitia Seminar Nasional K3 Vol. 6
Program Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada

Seminar Nasional K3 adalah komitmen nyata Magister K3 SV UGM dalam membentuk generasi profesional K3 yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing global. (hda)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved