Piala Dunia 2022
PIALA DUNIA 2022: Inilah Pemain yang Bisa Meringankan Beban Neymar di Timnas Brasil
Itu terjadi setelah tampil luar biasa Vinicius saat membawa Real Madrid menang 3-2 Real atas Barcelona di semifinal Supercopa Spanyol Clasico
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Vinicius Junior akhirnya dipanggil kembali ke skuad Brasil untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar mendatang melawan Ekuador dan Paraguay.
Itu terjadi setelah tampil luar biasa Vinicius saat membawa Real Madrid menang 3-2 atas Barcelona di semifinal Supercopa Spanyol di Stadion King Fahd Arab Saudi, Kamis WIB.
Baca juga: Berita MU: Tanda-tanda Cristiano Ronaldo Bakal Hengkang, Tak Mau Bertahan di Klub Peringkat 5
Baca juga: AC MILAN 3-1 Genoa: Pengakuan Jujur Stefano Pioli Salah Strategi di Babak Pertama
Pemain sayap berusia 21 tahun menjadi bintang besar, lewat penampilannya yang gemilang dengan mencetak gol pembuka bagi Los Blancos.
Kembali pada bulan November, ketika Brasil terakhir memanggil skuad untuk pertandingan kualifikasi dan pelatih Tite mengumumkan 23 nama, tetapi tidak ada nama Vinicius.
Jika bukan karena cedera penyerang Liverpool, Roberto Firmino, Vinicius akan tetap absen.
Sebaliknya, pemain berusia 21 tahun itu mendapat kesempatan untuk membuktikan nilainya, pergi ke Argentina.
Ketika dalam 90 menit penuh pertama ia bermain untuk O Seleção, Vinicius membuat pertahanan tuan rumah ketakutan dan Brasil lebih baik bermain imbang tanpa gol.
Performa itu saja sepertinya telah menjaminnya masuk skuad Brasil sekarang, meski penampilannya di klub juga sangat konsisten.
Bahkan dia membuat pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti harus menjawab pertanyaan tentang kemungkinan ketergantungan Los Merengues terhadap Vinicius.
Baca juga: INTER MILAN: Julukan Baru Nerazzurri Setelah Runtuhkan Dominasi Juventus
Baca juga: AC MILAN 3-1 Genoa: Rating Maignan, Hernandez, Tonali, Saelemaekers, Giroud & Leao MOTM
Memang, Real berjuang keras ketika dia dipaksa keluar setelah dinyatakan positif terkena virus corona, kalah 1-0 melawan Getafe pada 2 Januari.
Enam hari kemudian, Vinicius kembali menginspirasi kemenangan 4-1 atas Valencia, yang memimpin untuk pujian dari pelatihnya, bukan untuk film dan dribel solo, tetapi gol.
"Dia mencetak dua gol," kata Ancelotti, "Seolah-olah dia adalah penyerang tengah tim," katanya dikutip Tribun Jogja dari Marca.
Perkembangan Vinicius
Vinicius bisa dibilang selalu mengunggulkan kecepatannya. Dan itulah yang disebut Tite sebagai gigi kelimanya.
Namun permainannya adalah tentang perubahan ritme yang tiba-tiba dan mengetahui kapan harus melakukannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Vinicius-Junior-di-semifinal-Piala-Super-Spanyol-antara-Barcelona-vs-Real-Madrid.jpg)