Breaking News:

Berita DI Yogyakarta Hari Ini

PKL Malioboro Mengadu ke LBH, Ini Tanggapan Pemda DIY

Sekda DIY tak mempermasalahkan langkah PKL Malioboro yang mengadu ke LBH Yogyakarta soal relokasi.

Tribunjogja/Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kebijakan relokasi pedagang kaki lima ( PKL ) di kawasan Malioboro mendapat sorotan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta.

Mereka pun menyikapinya dengan membuka posko pengaduan, bagi para pelaku usaha yang terdampak kebijakan tersebut.

Sejumlah PKL pun tercatat telah melakukan pengaduan terkait proyek penataan sumbu filosofis.

Menanggapi hal itu, Sekda DIY , Kadarmanta Baskara Aji tak mempermasalahkan langkah yang ditempuh para PKL.

Pada prinsipnya Pemda DIY mengupayakan agar para PKL dapat mendapat tempat berjualan yang layak dan legal.

Aji menganggap bahwa PKL saat ini kebanyakan berjualan di tempat yang tidak permanen sehingga perlu adanya upaya penataan.

Baca juga: Mengadu ke LBH Yogya, PKL Malioboro Berharap Rencana Relokasi Ditunda 

"Ya pada prinsipnya PKL itu bisa mendapat tempat berusaha yang lebih layak, yang legal. Tidak menempati yang tidak permanen. Itu kan tidak bisa tenang dalam melakukan usaha," jelas Aji, Rabu (12/1/2022).

Selain itu, nantinya PKL yang direlokasi juga dibebaskan dari tarif bulanan.

Pemerintah juga akan berusaha memenuhi segala kebutuhan pedagang termasuk untuk mempromosikan spot berbelanja baru kepada wisatawan.

"Kita siapkan tempat, dari sisi pembiayaan juga tidak kita terapkan tarif. Jadi Pemda DIY membersihakn PKL di Malioboro bukan tanpa solusi kita siapkan solusinya, tidak asal usir," jelasnya.

Kendati demikian, jika ada pihak yang menganggap pemerintah melanggar hukum, Aji mempersilakannya untuk melakukan pelaporan.

"Tapi kalau masih ada yang merasa ini sesuatu yang salah secara yuridis dan mengadu ya kita ikuti saja," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved