Selain di Perbatasan, Pos Pelayanan Nataru di Sleman Didirikan di depan Amplaz dan Kaliurang
Persiapan menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 di Kabupaten Sleman terus dilakukan. Dinas Perhubungan, bersama Kepolisian dan instansi
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Persiapan menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 di Kabupaten Sleman terus dilakukan.
Dinas Perhubungan, bersama Kepolisian dan instansi terkait bakal membuat pos pengamanan dan pelayanan.
Pos pengamanan dibangun di perbatasan Tempel dan Prambanan.
Sementara, pos pelayanan didirikan di depan Ambarrukmo plaza (Amplaz) dan Kaliurang.
Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 15 Desember 2021: Keluarkan Guguran Lava Pijar 1 Kali 1,5 Km ke Barat Daya
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Arip Pramana mengungkapkan, pos pelayanan periode Nataru, sengaja didirikan di depan Amplaz dan Kaliurang.
Sebab, kedua tempat itu menjadi titik pusat keramaian di Bumi Sembada.
Terlebih, jalan Yogya - Solo itu merupakan jalur masuk menuju kota Yogyakarta. Karenanya, butuh pos pelayanan untuk mengurai jika ada hambatan lalu lintas.
"Di Kaliurang juga termasuk tempat wisata. (Pendirian pos) di tempat itu berdasarkan pemetaan dari Kepolisian," kata Arip, Rabu (15/12/2021).
Menurut dia, selain Dinas Perhubungan dan Kepolisian, pos pengamanan dan pelayanan Nataru melibatkan sejumlah instansi.
Di antaranya, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, unsur Palang Merah Indonesia (PMI) maupun instansi lain.
Tidak ada cek poin dan penyekatan. Tetapi, pengendara yang melintas, tetap akan dicek secara acak kelengkapan syarat perjalanan. Di antaranya bukti vaksinasi maupun swab antigen.
Dishub sendiri bakal menerjunkan 61 personel yang disebar di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan.
Skrining melalui aplikasi PeduliLindungi dan pemeriksaan swab antigen juga bakal dilakukan acak dengan sasaran rest area, tempat wisata, dan di terminal Jombor.
Apabila ditemukan kasus positif Covid-19, maka akan langsung ditangani petugas Dinas Kesehatan.
Baca juga: OTT Meningkat, Damkarmat Kota Yogyakarta Evakuasi Sarang Tawon Vespa Dua Kali Sehari
"Kalau ditemukan kasus, nanti Dinkes akan segera menindaklanjuti untuk karantina dan sebagainya," kata dia.