Breaking News:

Masih Pelajar, 3 Pelaku Pelemparan Batu Terhadap Remaja di Mertoyudan Magelang Berhasil Ditangkap

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Magelang berhasil menangkap tiga orang pelaku pelemparan batu di depan Balai Desa Pasuruan, Kecamatan Mertoyudan

TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Polisi saat menunjukkan barang bukti saat konferensi pers, di halaman depan Mako Polres Magelang, Rabu (15/11/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tim Resmob Sat Reskrim Polres Magelang berhasil menangkap tiga orang pelaku pelemparan batu di depan Balai Desa Pasuruan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, pada 07 November 2021 lalu. 

Korban dalam pelemparan batu tersebut adalah seorang pelajar SMK swasta di Magelang yakni EMNS (19) hingga korban mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah hingga mendapatkan perawatan serius di Rumah Sakit.

Ketiga pelaku yang masih berstatus pelajar itu, ditetapkan sebagai tersangka yakni, BHV (18) sedangkan 2 pelaku lainnya identitasnya dirahasiakan karena masih berusia 17 tahun atau di bawah umur.

Baca juga: Satpol PP Sita Ribuan Rokok Ilegal Tanpa Cukai yang Dijual Warung-warung Kecil di Klaten

Kapolres Magelang, Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, kronologi kejadian diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan orangtua korban.

"Kejadian pada Rabu (07/11/2021) sekitar pukul 10.45 WIB. Di mana, korban bersama temannya menggunakan motor berboncengan sehabis periksa dalam rangka persyaratan kerja di Puskesmas Mungkid. Saat melintas daerah Deyangan, korban melewati kelompok tersangka dan teman-temannya, setelah itu 3 orang tersangka dengan menaiki motor mengambil batu dan mengejar korban," ujarnya saat konferensi pers pada Rabu (15/12/2021) di halaman depan Mako Polres Magelang.

Kemudian di depan Balai Desa Pasuruan, lanjutnya, keduanya berpapasan dan dua orang tersangka yang dibonceng melempar batu ke arah korban dan mengenai kepala korban.

Korban langsung terjatuh, lalu ditolong oleh warga sekitar dan korban dibawa ke rumah sakit oleh kendaraan yang melintas.

"Setelah, dilakukan serangkaian penyelidikan dan dari hasil penyelidikan. Petugas dapat mengidentifikasi pelaku, lalu pada Senin, 22 November 2021 sekitar pukul 18.30 WIB, tim dapat mengamankan tersangka dan barang bukti," ucapnya.

Adapun, barang bukti yang berhasil diamankan, 1 buah motor Honda Vario warna hitam milik tersangka, pakaian tersangka, pakaian Korban, dan bemper motor korban.

Baca juga: Prediksi PSIM Yogyakarta vs Dewa United, PSIM Tampil Tanpa Dua Pilarnya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Magelang, AKP M Alfan menuturkan, dari hasil penyelidikan berdasarkan keterangan saksi dan CCTV motif tersangka melakukan hal tersebut, karena adanya kesalahpahaman.

Di mana ketika korban melintas, para tersangka menganggap bahwa korban meneriaki para tersangka sehingga tersangka pun mengejar korban.

Atas kejadian ini, tersangka dijerat pasal kekerasan secara bersama-sama terhadap orang yang mengakibatkan luka dengan pasal 170 ayat 2 KUHP atau Pasal 353 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

"Sementara itu, untuk tersangka yang di bawah umur akan mendapatkan penanganan khusus dengan mengacu pada sistem peradilan pidana anak," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved