Prediksi PSIM Yogyakarta vs Dewa United, PSIM Tampil Tanpa Dua Pilarnya
Jelang pertandingan PSIM Yogyakarta pada laga perdana babak 8 besar Liga 2021 melawan Dewa United di Grup Y, Kamis (16/12/2021) di Stadion Wibawa
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jelang pertandingan PSIM Yogyakarta pada laga perdana babak 8 besar Liga 2021 melawan Dewa United di Grup Y, Kamis (16/12/2021) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi.
PSIM Yogyakarta akan tampil tanpa dua pemain pilarnya, Purwaka Yudi dan Yudha Alkanza yang masih didekap cedera.
Namun PSIM sudah cukup tenang karena pada bursa transfer kemarin sempat menggaet satu bek tengah dari PSG Pati, Nurhidayat Haji Haris.
Dalam pertandingan nanti Nurhidayat akan menjadi opsi untuk rotasi di lini belakang karena absennya Purwaka Yudi.
Sementara itu absenya Yudha Alkanza juga bisa diatasi dengan sejumlah pemain seperti Savio Sheva, Akbar Tanjung, Heru Setyawan, Hendikan Arga, Yoga Pratama, atau Ilhamul Irhaz.
Baca juga: Satpol PP Sita Ribuan Rokok Ilegal Tanpa Cukai yang Dijual Warung-warung Kecil di Klaten
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro mengakui beberapa pemainnya diragukan tampil besok melawan Dewa United, namun ada beberapa pula yang masih menunggu hasil medis dan baru bisa diputuskan besok siapa saja yang dapat bermain.
"Persiapan kami di sini ada beberapa pemain tak bisa tampil, dan beberapa pemain dalam pantauan medis, karena ada cedera dan ada yang tidak enak badan, kita tunggu sampai besok," katanya saat sesi jumpa pers, Rabu (15/12/2021).
Kondisi tersebut ternyata berbeda dengan lawan yang dikatakan pelatih Dewa United, Kas Hartadi kalau semua pemainnya dalam keadaan siap dan tak ada pemain yang menderita cedera.
"Semua pemain kita dalam kondisi fit dan besok sudah siap untuk bertandingan, kita pastikan tidak ada yang absen," katanya.
Seperti diketahui, pada fase 8 besar ini akan menggunakan sistem single round robin, yang mana setiap tim hanya akan bertemu sekali dalam pertandingan. Untuk itu PSIM wajib meraih poin penuh pada laga perdana ini untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.
Selain itu, dengan harapan satu kemenangan di awal juga dapat membuat mental pemain tetap terjaga.
Pertandingan perdana di babak 8 besar ini pastinya tak akan mudah bagi Beny Wahyudi dkk, pasalnya para pemain akan berhadapan dengan tim terbaik dari grup lain di Liga 2.
Dewa United datang sebagai juara Grup B dengan total poin 22 setelah mengoleksi tujuh kemenangan sekali seri dan dua kali kalah. Belum lagi skuad dari Dewa United dinilai lebih mentereng dari PSIM.
Namun tim berjuluk Laskar Mataram tak bisa dianggap remeh meski datang dari Grup C dengan status runner up. Catatan satu kekalahan di babak penyisihan grup membuat skuad asuhan Seto Nurdiyantoro menjadi pembeda kedua tim.
Apalagi satu kekalahan PSIM terjadi pada laga perdana babak penyisihan grup, seteah itu PSIM tak terkalahkan dari sembilan laga terakhirnya. Berbeda dengan Dewa United yang mengawali lima pertandingan awal tanpa kekalahan, namun pada putaran kedua sempat menelan kekalahan sebanyak dua kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/psim-yogyakarta-vs-psbs-biak-digelar-di-stadion-sultan-agung-bantul-sore-hari.jpg)