Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Puluhan Warga Terdampak Tol di 2 Desa Ngawen Geruduk Pengadilan Negeri Klaten

Puluhan warga ingin menyampaikan aspirasi karena merasa dirugikan dalam nilai ganti rugi tanah terdampak tol di kawasannya.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Puluha warga terdampak tol Yogya-Solo di Desa Manjungan dan Pepe Kecamatan Ngawen melakukan orasi terbuka di Pengadilan Negeri Klaten, Jumat (10/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Puluhan warga yang  tanahnya terdampak proyek tol Yogyakarta-Solo dari 2 desa di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ramai-ramai mendatangi Pengadilan Negeri Klaten, Jumat (10/12/2021).

Para warga yang berasal dari Desa Pepe dan Desa Manjungan tersebut mendatangi Pengadilan Negeri Klaten karena ingin menyampaikan aspirasi karena merasa dirugikan dalam nilai ganti rugi tanah terdampak tol di desa itu.

Pantauan Tribunjogja.com di lokasi, puluhan warga menggelar orasi terbuka di luar pagar halaman depan Pengadilan Negeri Klaten sekitar pukul 11.16 WIB.

Puluhan aparat kepolisian dari Polres Klaten dan Kodim 0723 Klaten juga tampak berjaga-berjaga di sekitar lokasi.

Baca juga: Terkait Gugatan Warga Klaten Soal Ganti Rugi Tol Yogya-Solo, Pengadilan Klaten Siapkan 3 Majelis

Para peserta aksi tampak membawa sejumlah spanduk dari kertas karton.

Beberapa diantaranya yakni, ganti rugi tidak sesuai, pikirkan wong cilik, tolak ganti rugi tol dan lain sebagainya.

Salah seorang perserta aksi dari Desa Manjungan, Maryono di sela-sela aksi mengatakan jika pihaknya tidak menolak proyek tol Yogyakarta-Solo itu dikerjakan.

Namun pihaknya belum bisa menerima harga yang ditetapkan.

"Intinya kami tidak menolak. Sekali lagi, kami tidak menolak program pemerintah tapi kami belum bisa menerima harga yang ditetapkan, terlalu gegabah, tidak ada musyawarah tahu-tahu langsung ditetapkan dengan model pembagian selebaran kertas," ujarnya pada wartawan di sela-sela aksi itu.

Maryono yang juga menjabat Ketua RT 24 RW 09 Desa Manjungan melanjutkan, aksi di kantor Pengadilan Negeri Klaten itu diikuti oleh warga Desa Pepe dan Desa Manjungan yang warganya terdampak proyek Trans Jawa itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved