DLH Kota Yogyakarta Minta Masker Bekas Untuk Dirusak dan Dicuci Sebelum Dibuang

Pandemi Covid-19 membuat perilaku masyarakat berubah. Masyarakat diwajibkan memakai masker saat bepergian agar terhindar dari paparan Covid-19.

Tayang:
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pandemi Covid-19 membuat perilaku masyarakat berubah. Masyarakat diwajibkan memakai masker saat bepergian agar terhindar dari paparan Covid-19

Kasi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Faizah mengatakan penggunaan masker saat ini memang menjadi perilaku.

Sehingga tentu akan berdampak pada penambahan sampah medis. 

Bantu Penanganan Bencana Erupsi Semeru, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Tim BPBD ke Lumajang

Kendati demikian, DLH Kota Yogyakarta tidak bertanggungjawab dalam hal pengelolaan. 

"Ketugasan kami dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kelautan untuk melaporkan jumlah limbah medis selama pandemi Covid-19. Tetapi kendala kami, tidak semuanya melaporkan," katanya, Rabu (08/12/2021).

Ia menerangkan limbah medis banyak ditemukan di seluruh fasilitas layanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskemas, klinik, juga shelter Covid-19.

Kendati demikian saat ini limbah masker tidak hanya di fasyankes, tetapi juga rumah tangga. Sebab saat ini masyarakat memakai masker.

Untuk rumah tangga, sudah ada kader yang dapat mensosialisasikan terkait pembuangan sampah masker.

Baca juga: Restu Dwi Purnomo Resmi Perpanjang Kontrak di DNA Bima Perkasa Jogja

Sampah masker tersebut dapat dibuang di puskemas. 

"Kalau untuk jumlah sampah secara pasti ada di DIY," terangnya. 

Faizah meminta masyarakat untuk membuang sampah masker dengan benar.

Masker yang sudah dipakai harus dirusak sebelum dibuang.

Setelah itu dicuci dengan sabun atau cairan desinfektan. Harapannya bakteri dan virus dapat hilang. 

"Tetapi itu untuk masyarakat yang tidak terinfeksi ya. Bukan masker yang digunakan oleh warga yang isoman karena positif Covid-19," imbuhnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved