Breaking News:

Update Berita Gunung Merapi

Gunung Semeru Meletus, BPPTKG : Gunung Merapi Masih di Level III atau Siaga

Gunung Merapi masih berada di level III atau siaga dan belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan level.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM | Setya Krisna Sumarga
Gunung Merapi dilihat dari kawasan Kaliurang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gunung Merapi masih berada di level III atau siaga dan belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan level.

“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” ungkap Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, Sabtu (4/12/2021).

Dalam pengamatan selama enam jam oleh BPPTKG mulai 12.00-18.00 WIB, Gunung Merapi tidak mengeluarkan guguran apapun, termasuk lava pijar maupun awan panas.

“Secara meteorologi, cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat. Suhu udara 16-23 °C, kelembaban udara 70-99 %, dan tekanan udara 568.5-759.9 mmHg. Volume curah hujan 35 mm per hari,” ujar Hanik.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Warga Diminta Mengungsi

Sementara, secara visual, gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Gempa guguran terjadi sebanyak 31 kali dengan amplitudo 3-35 mm berdurasi 32-185 detik.

Vulkanik Dangkal terjadi 1 kali dengan amplitudo 42 mm berdurasi 8,4 detik.

BPPTKG merekomendasikan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas.

Cakupan potensi bahaya menuju ke sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Wilayah Sekitar Curah Kobokan Lumajang Gelap

“Masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” katanya.

Ia juga meminta agar masyarakat mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar gunung.

Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III, kata dia, direkomendasikan untuk dihentikan. 

“Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi,” tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved