Berita Kota Magelang Hari Ini

Kerja Sama dan Perencanaan Matang Jadi Kunci Penurunan Level di Kota Magelang

PPKM di Kota Magelang mengalami penurunan menjadi level 1 sejak 15 November 2021 berdasarkan Inmendagri No 60 tahun 2021.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Pimpinan redaksi Tribun Jogja, Ribut Raharjo (kiri), Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz (tengah),dan Direktur Utama Taman Kyai Langgeng, Arif Taat Ujiyanto (kanan) saat live di 'Wali Kota Magelang Menyapa', di Kantor Wali Kota Magelang, Rabu (01/12/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Magelang mengalami penurunan menjadi level 1 sejak 15 November 2021 berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) No 60 tahun 2021.

Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz mengatakan, untuk mencapai level 1 tidaklah mudah, berbagai upaya dilakukan mulai dari kedisipilinan dan perencanaan yang matang.

"Sebelum berada di level 1, status PPKM di Kota Magelang levelnya selalu di angka 3 atau 4. Tetapi dengan kedisiplinan dan perencanaan yang matang di bawah kepemimpinan Satgas Covid-19, Pak Sekda.Akhirnya kita mampu berada di level 1,dengan mengajak semua komponen bekerja sama, karena  tidak akan mampu mencapai level 1 jika tidak ada kebersamaan," ujarnya saat live 'Wali Kota Magelang Menyapa' di kanal Tribun Jogja, Rabu (01/12/2021).

Ia mengatakan, komponen utama dimulai dari Pemerintah Kotanya harus bekerja keras.

Baca juga: Tahun 2022 mendatang, Pemkot Magelang Canangkan Kampung Religi di 17 Kelurahan

Di samping itu, didorong juga dengan melibatkan kepolisian dan TNI. 

Serta, tokoh-tokoh agama sehingga masyarakat mudah untuk mengikuti.

"Tak hanya itu, kami pun terus melakukan pemantauan harian lewat 3T. Di mana , mulai dari testing, tracing, dan treatment selalu dilakukan untuk menekan angka kasus baru,"tuturnya.

Ia menambahkan, tercapainya penurunan status hingga level 1 tidak lepas dari keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya selain kerja keras,  berdoa menjadi faktor paling utama dalam pencapaian tersebut.

"Inilah bagi kita di samping kerja keras harus berdoa kepada Tuhan  Yang Maha Esa. Alhamdullilah, sampai sekarang ini Kota Magelang masih berada di level 1. Karena, untuk bertahan di level 1 itu, tidak mudah. Kalau, ada saja kasus terutama meninggal dunia, bisa selesai (atau langsung bisa turun level)," ucapnya.

Ia melanjutkan, selama level 1 berlangsung Kota Magelang tidak ditemui kasus baru atau nol kasus.

Bahkan dalam mengantisipasi kasus baru, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang apabila bergejala harus segera melakukan isolasi secara terpusat.

"Sekitar tiga minggu ini, tidak ada catatan kasus baru. Karena kami sangat ketat sekali, kalaupun ditemui (kasus baru) kami langsung meminta melakukan isolasi terpusat, bukan lagi isolasi mandiri,"terangnya.

Baca juga: Peringati Hari Korpri, Pemkot Magelang Salurkan Beasiswa Kepada 11 Putra/Putri ASN

Pelaksanaan PTM Harus Diikuti Prokes Ketat

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved