Sleman Temple Run 2021 Bisa Jadi Percontoha Kegiatan di Tengah Pandemi Covid-19

Gelaran Sleman Temple Run bisa menjadi contoh kegiatan dengan protokol kesehatan ketat di masa pandemi COVID-19.

Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
Peserta Sleman Temple Run mulai lari di Candi Banyunibo, Minggu (28/11/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sleman Temple Run dilaksanakan di Banyunibo, Minggu (28/11/2021).

Ada 500 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Kegiatan tersebut ternyata sangat ditunggu-tunggu oleh para pelari, salah satunya Nurhadi (45).

Warga Semarang tersebut sangat menantikan Sleman Temple Run, sebab menjadi kegiatan luring pertama dengan skala besar di tengah pandemi COVID-19.

"Kemarin sempat diundur kan (Sleman Temple Run). Sempat khawatir juga jangan-jangan daring lagi. Tetapi kemudian dilaksanakan secara luring seperti ini, seneng banget, bisa melepas kerinduan aktivitas seperti ini,"katanya, Minggu (28/11/2021).

Menurut dia penerapan protokol kesehatan dalam Sleman Temple Run sangat bagus.

Bahkan penerapan protokol kesehatan (prokes) sudah diterapkan sejak di hotel tempatnya menginap. 

Ia menilai gelaran Sleman Temple Run bisa menjadi contoh kegiatan dengan protokol kesehatan ketat di masa pandemi COVID-19.

"Prokesnya ketat, bagus sekali. Bahkan di hotel sudah prokes. Ini bisa jadi contoh untuk event lainnya,"ujarnya. 

Ia berharap acara luring bisa diselenggarakan. Namun harus dengan protokol kesehatan ketat. 

"Kalau prokes ketat bisa dilaksanakan. Harapannya peserta juga ikuti prokes,"imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved