Breaking News:

Berita Kulon Progo Hari Ini

Soal Dugaan Korupsi Pembangunan GOR Cangkring, Ini Respon DPRD Kulon Progo

Apabila pemilik pekerjaan yang merencanakan tidak sesuai dengan standar maka bisa terjadi kegagalan dalam mendirikan bangunan.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Cangkring di Wates, Kabupaten Kulon Progo yang tidak sesuai dengan standar spesifikasi desain mendapatkan sorotan dari kalangan legislatif.

Ditambah kasus dugaan korupsi menyelimuti pembangunan GOR tersebut mencuat di sejumlah media massa belakangan terakhir. 

Ketua Komisi III DPRD Kulon Progo, Nur Eni Rahayu mengatakan dalam suatu pembangunan sebelumnya harus ada perencanaan yang mengacu pada spesifikasi sesuai standar yang ditentukan. 

Baca juga: Kejari Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Perencanaan dan Pembangunan GOR Cangkring di Kulon Progo

Seperti di pembangunan GOR Cangkring itu, apabila pemilik pekerjaan yang merencanakan tidak sesuai dengan standar maka bisa terjadi kegagalan dalam mendirikan bangunan.

Kegagalan bangunan itu yang menimbulkan suatu kerugian bagi negara. 

"Karena tidak sesuai standar itu yang akan membuat berkali-kali membangun dan akhirnya memboroskan. Sehingga, perancangan bangunan harus berhati-hati sekali. Karena patokannya umur bangunan yang dikehendaki," kata Eni, saat dihubungi, Jumat (26/11/2021). 

Dikatakan Eni, ada tiga klausul yang harus terpenuhi dalam korupsi.

Di antaranya merugikan negara, menguntungkan pribadi atau kelompok dan melawan hukum. 

Baca juga: Tersangka Kasus Dugaan Korupsi GOR Cangkring Kulon Progo Ajukan Gugatan Praperadilan di PN Wates

Diberitakan sebelumnya, dalam kasus dugaan korupsi GOR Cangkring, Kejari Kulon Progo telah menetapkan dua orang tersangka.

Yakni RS sebagai pemilik pekerjaan yang juga seorang pejabat di Dinas, Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan AM sebagai konsultan pembangunan.

Kejari memfokuskan penyidikan terhadap dugaan penyimpangan di dalam pembuatan desain GOR Cangkring berikut pembangunannya.

Dengan alokasi anggaran untuk perencanaan pada 2018 senilai Rp 98 Juta dan pelaksanaanya pada 2019 senilai Rp 13,4 Miliar. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved